Surya/

Berita Sidoarjo

Bilangnya Cinta, Pas sudah Hamil malah Ditjnggal

Pria di Sidoarjo menyetubuhi remaja 16 tahun berkali-kali hingga akhirnya hamil. Namun, belakangan janjinya menikahi diingkari. Dia kabur, selanjutnya

Bilangnya Cinta, Pas sudah Hamil malah Ditjnggal
surabaya.tribunnews.com/Irwan Syairwan
M Judin (tengah) warga Mojosari, Mojokerto, saat diamankan di Polres Sidoarjo karena menghamili remaja umur 16 tahun. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Mulanya bilang cinta, namun ketika si wanita hamil langsung ditinggal.

Kelakuan bejat seperti ini yang tega dilakukan M Judin (30) warga Mojosari, Mojokerto, terhadap LF (16).

Judin mengaku sangat mencintai LF dan hendak menikahinya. LF yang masih bau kencur pun termakan rayuan tersebut sehingga bersedia disetubuhi berpuluh-puluh kali.

Akibatnya sekarang, LF hamil tujuh bulan. Namun, Judin memilih kabur, tak bertanggungjawab.

Kabag Humas Polresta Sidoarjo, AKP Samsul Hadi, mengatakan ayah korban tak terima perlakuan Judin kepada putrinya.

"Setelah hamil malah ditinggal pergi. Orangtua korban melapor ke kami dan kami tindak," kata Samsul ketika merilis Judin, Kamis (9/3/2017).

Judin kenal dengan LF ketika berbelanja di toko kelontong milik orangtua korban, Agustus silam.

Dari obrolan, Judin akhirnya mendapat nomor telpon korban. Dari situlah, Judin yang sudah memiliki istri dan satu anak ini mendekati dan merayu LF sehingga mau menjadi pacarnya.

"Alasannya klasik, janji akan dinikahi. Korban pun termakan rayuannya," sambung Samsul.

Setelah kenal, Judin mengajak bertemu. Dari pertemuan pertama tersebut, Judin langsung meminta melakukan hubungan badan yang disetujui korban.

Namun, ketika hamil, janji Judin kepada LF tak ditepatinya. Judin memilih kabur dan tak mau mengakui anak yang ada di dalam kandungan LF.

Setelah ditangkap, Judin akhirnya mengaku. Judin beralasan istrinya tak pernah lagi memberi kesempatan untuk berhubungan badan sehingga ia melampiaskan naluri badaniah itu ke LF.

"Enam bulan lebih istri saya tidak mau melayani saya. Saya kenal korban dan ternyata mau diajak," ungkap Judin kepada para wartawan.

Atas perbuatannya, Judin dikenakan Pasal 81 dan 82 UU RI No 35/2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help