Surya/
Home »

Bisnis

» Makro

Berita Gresik

Perusahaan Amerika Kepincut Komponen Kereta Api Buatan PT Barata Indonesia, lalu ini Dilakukan

Dalam kerjasama LOI tersebut PT Barata Indonesia sepakat menyuplai komponen kereta api, bogie (pendukung rangka dasar dari badan kereta api).

Perusahaan Amerika Kepincut Komponen Kereta Api Buatan PT Barata Indonesia, lalu ini Dilakukan
surya/mohammad Romadoni
Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero), Silmy Karim (kiri) berjabat tangan dengan General Manager dari Standart Car Truck a Wabtec Subsidiary Company, Phillip R Lindsell. 

SURYA.co.id | GRESIK - Sejumlah perusahaan asing mengakui kualitas produk buatan PT Barata Indonesia (Persero).

Seperti perusahaan asal Amerika Serikat bernama Standart Car Truck (SCT) a Wabtec Subsidiary Company.

Perusahaan ini kepincut produk berupa komponen kereta api buatan perusahaan pelat merah ini.

Hasilnya, PT Barata Indonesia akhirnya sepakat dan meneken kontrak kerjasama Letter of Intent (LOI) dengan perusahaan asal Negeri Paman Sam tersebut.

Kerjasama antara dua perusahaan meliputi ekpor komponen kereta api atau kerangka kereta api (Bogie).

Nilai kontrak LOI untuk tahun 2017 ini sangat fantastis mencapai sekitar 11, 8 juta dolar AS atau sekitar Rp 153 miliar.

Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero), Silmy Karim dan pihak SCT diwakili General Manager dari Standart Car Truck a Wabtec Subsidiary Company, Phillip R Lindsell, melakukan penandatanganan LOI di ruang PT Barata Indonesia Jalan Raya Veteran Nomer 241, Gending, Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (7/3/2017).

Dalam kerjasama LOI tersebut PT Barata Indonesia sepakat untuk menyuplai komponen kereta api, bogie (pendukung rangka dasar dari badan kereta api) secara continue.

Silmy Karim menjelaskan tanda tangan LOI awal tahun ini guna ekspor produk Barata berupa Bogie tipe S2HD9C yang digunakan kereta api di Amerika Serikat.

"Barang dari Gresik dapat diterima di luar negeri. Mudahan-mudahan penandatanganan LOI ini mampu membuat kepercayaan diri produksi dalam negeri untuk berupaya menembus dan mendapat market di pasar Amerika Serikat," ungkap Silmy Karim.

Sedangkan Phillip R Lindsell menerangkan pihaknya mengaku puas telah bekerja sama dengan PT Barata Indonesia.

Sebelumnya, pihaknya telah menjalin hubungan kerjasama dengan PT Barata Indonesia dalam jangka waktu 10 tahun kedepan terhitung sejak 2011 sampai tahun 2021.

"Kami juga turut ambil adil dalam peningkatan kualitas produk PT Barata Indonesia, sampai mendapatkan sertifikat internasional (AAR). Ini membuktikan produk dari Barata telah berstandart internasional," tutur Phillip R Lindsell yang disampaikan melalui Silmy Karim.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help