Surya/

Berita Ekonomi Bisnis

Jiwasraya Kucurkan Dana Bina Lingkungan Rp 500 Juta untuk UKM ini

Sebelum dengan Kopkar Sekarsari Sidoarjo, Jiwasraya bekerjasama dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) sebagai fasilitator.

Jiwasraya Kucurkan Dana Bina Lingkungan Rp 500 Juta untuk UKM ini
surya/sri handi lestari
Bina Jandoli, Operasional Program PKBL Jiwasraya (kedua dari kiri), saat kegiatan capacity building untuk 25 anggota Kopwan Sekarsari Sidoarjo yang bergerak dalam industri logam, Selasa (7/3/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Potensi industri logam di kawasan Ngingas, Waru, Sidoarjo, menarik PT Asuransi Jiwasraya (Persero) untuk mengucurkan dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Di awal tahun 2017, dana yang dikucurkan mencapai Rp 500 juta.

"Untuk implementasinya, kami gandeng Koperasi Wanita (Kopwan) Sekarsari Sidoarjo untuk menyalurkan ke para nasabahnya yang bergerak di usaha mikro kecil dan menengah sektor logam," jelas Bina Jandoli, Operasional Program PKBL Jiwasraya kantor pusat, disela kegiatan Capacity Building di Hotel Amaris Margorejo, Surabaya, Selasa (7/3/2017).

Lebih lanjut, Bina mengungkapkan, bila perseroan memiliki kewajiban untuk memajukan ekonomi masyarakat melalui PKBL tersebut. Untuk tepat sasaran, pihaknya menggandeng pihak lain sebagai penjamin.

Sebelum dengan Kopkar Sekarsari Sidoarjo, Jiwasraya bekerjasama dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) sebagai fasilitator bagi mitrabinaan kelompok pengrajin logam.

"Selanjutnya para mitra binaan diberikan pelatihan mengenai Pengetahuan Bahan (logam dan non logam), beserta desain produk, kewirausahaan, dan strategi pemasaran," jelas Bina.

Terkait dengan kucuran modal sebesar Rp 500 juta, dibagikan sebagai kredit melalui Kopwan Sekarsari. Kemudian oleh Kopwan Sekarsari dipinjamkan ke anggotanya secara tanggung renteng kepada sekitar 25 nasabah yang bergerak di bidang industri logam.

"Mereka bergerak di bidang industri logam bersama suaminya. Biasanya para anggota kami, yang para wanita ini mendukung dalam mendapatkan akses modal lewat Kopwan," jelas Sunarmiati Affandi, Ketua Kopwan Sekarsari, Sidoarjo.

Saat ini, anggota Kopwan yang baru terbentuk tahun 2004 ini sekitar 200 anggota. Dari jumlah itu, sekitar 25 yang tercatat suaminya memiliki usaha industri logam di Ngingas, Waru.

Akses modal melalui Kopwan itu melalui bisa dimanfaatkan untuk pengembangan industri logam di Ngingas yang pernah mendapat kunjungan dari Menteri Perindustrian beberapa waktu yang lalu.

Pada saat kunjuangan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, mengatakan sentra industri kecil dan menengah logam Ngingas di Sidoarjo merupakan salah satu pemasok komponen perusahaan-perusahaan manufaktur besar Indonesia.

Dengan produk unggulan antara lain mesin pertanian, peralatan rumah tangga, komponen listrik dan tekomunikasi serta suku cadang kendaraan bermotor.

“Di sentra logam Ngingas terdapat sekitar 300 unit usaha. Keberadaan sentra yang sudah ada sejak tahun 1930-an ini terus memberikan kontribusi yang sangat berarti pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu juga mampu mendorong kemajuan industri dalam negeri,” kata Airlangga.

Dalam kunjungan itu, Menperin turut menyaksikan pelepasan 80.000 unit komponen otomotif yang diproduksi PT Elang Jagad dan tiga IKM lainnya untuk dikirim ke PT Rachmat Perdana Adhimetal selaku tier satu PT Astra Honda Motor.

Total pemesanan komponen otomotif tersebut sebanyak 200.000 unit.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help