Surya/

Berita Sidoarjo

Polisi Sidoarjo Buru Bandar Besar Narkoba, ini Identitasnya

Polisi di Sidoarjo sedang memburu seorang bandar besar yang mengedarkan narkoba di Sidoarjo. Ini identitasnya...

Polisi Sidoarjo Buru Bandar Besar Narkoba, ini Identitasnya
surabaya.tribunnews.com/Irwan Syairwan
Polisi di Sidoarjo menunjukkan para tersangka narkoba dan barang bukti yang disita. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Satuan Reserse Narkoba Polresta Sidoarjo menyita 45,97 gram narkoba jenis sabu, Selasa (1/3/2017), dari tiga pengguna dan seorang bandar yang mereka tangkap.

Kasatres Narkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto, mengatakan hasil tangkapan ini berawal ketika pihaknya menangkap tersangka Zulfan (39), warga Pekauman, Senin (20/2/2017) lalu.

"Kami dapat laporan masyarakat bahwa tersangka Zulfan diduga sebagai pengguna narkoba. Saat kami geledah, kami menemukan sabu 0,43 gram dari tersangka tersebut" kata Sugeng saat menggelar rilis kasus perkara di Polresta Sidoarjo, Rabu (1/3/2017).

Dari pengembangan terhadap Zulfan, polisi kembali mengamankan Aris (25) dan Suryanto (26) yang merupakan kawan Zulfan saat memakai narkoba.

Dari ketiga pengguna ini, lanjut Sugeng, pihaknya berhasil menangkap seorang bandar atas nama Hermanto (27) warga Magersari yang memasok sabu untuk mereka bertiga.

"Namun, tersangka Hermanto ini masih pengedar skala kecil. Kami tengah membidik pemasok utama tersangka," sambungnya

Sugeng menuturkan pihaknya telah mengetahui modus operandi bandar besar yang diketahui berinisial WN. Dari pengakuan Hermanto, pemesanan dilakukan menggunakan komunikasi telepon.
Hermanto sendiri belum pernah bertemu langsung dengan WN. Sugeng menerangkan sabu yang telah dipesan diantar dengan cara membuang di suatu titik hingga nanti diambil sendiri oleh Hermanto.

"Biasanya ditaruh di suatu tempat di kawasan Rungkut," ujarnya.

Sugeng menyatakan informasi keberadaan WN telah terpantau. Hal ini diketahui setelah polisi menyita ponsel Hermanto dan menyelidiki pergerakan WN.

"Informasi yang kami peroleh, WN tengah berada di Madiun. Sudah kami tetapkan DPO," ucapnya.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help