Surya/

Berita Mojokerto

Lereng Gunung Penanggungan Longsor, Dua Jalur Wisata di Mojokerto Terpaksa Ditutup

Ada sepuluh titik lokasi longsor, enam titik di jalur Ngoro-Trawas, dan empat titik berada di jalur Pacet-Cangar.

Lereng Gunung Penanggungan Longsor, Dua Jalur Wisata di Mojokerto Terpaksa Ditutup
surya/rorry nurmawati
Proses pembersihan bekas tanah longsor di Lereng Penanggungan, yang sempat menutup jalur antar kecamatan, Rabu (1/2/2016) 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Hujan deras yang melanda Kabupaten Mojokerto sejak Selasa (28/2/2016) sore, membuat sejumlah titik di lereng Gunung Penanggungan longsor.

Akibatnya, jalur penghubung antar kecamatan ini harus ditutup, Rabu (1/3/2017) hingga pembersihan material tanah bekas longsor selesai.

Longsornya tanah akibat minimnya vegetasi di lereng gunung ini ada di jalur Ngoro-Trawas, Kabupaten Mojokerto dan Pacet-Cangar.

Dari dua jalur ini, ada sepuluh titik lokasi longsor, enam titik di jalur Ngoro-Trawas, dan empat titik berada di jalur Pacet-Cangar.

Camat Trawas Iwan Abdillah menjelaskan, longsor tersebut akibat guyuran hujan tanpa henti.
Hal ini diperparah dengan minimnya vegetasi di lereng gunung, sehingga tanah ambrol karena tak ada penahannya.

"Enam titik itu dua di antaranya Desa Jolotundo, empat titik lainnya ada di Desa Kedungturi. Longsornya ini, berupa material bebatuan besar dan tanah, sehingga menyulitkan ketika dibersihkan secara manual," jelasnya.

Proses pembersihan ini pun, pemerintah setempat mengerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, untuk menurunkan alat berat.

Harapannya supaya akses jalur ini bisa segera normal kembali.

Penulis: Rorry Nurwawati
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help