Surya/

Berita Surabaya

Wow, Kerja Bakti Cuma 2 Jam di Pantai Kenjeran Berhasil Kumpulkan 10 Ton Sampah

Hanya dalam dua jam kerja bakti, jumlah sampah yang terkumpul hanya dari pantai Kenjeran mencapai 10 ton.

Wow, Kerja Bakti Cuma 2 Jam di Pantai Kenjeran Berhasil Kumpulkan 10 Ton Sampah
surabaya.tribunnews.com/Ahmad Zaimul Haq
Ribuan orang terdiri dari warga dan pelajar memungut sampah yang berserakan di sepanjang Pantai Kenjeran, Surabaya, Selasa (28/2/2017). Kegiatan bersih-bersih pantai dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional itu berhasil mengumpulkan 10,378 ton sampah. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hanya dalam kurun waktu dua jam melakukan kerja bakti di pantai Kenjeran, Selasa (28/2/2017), sebanyak 16.000 warga Surabaya yang terlibat berhasil mengumpulkan sampah yang luar biasa banyak.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, mengatakan bahwa dalam kegiatan yang berlangsung pagi hari itu, sampah yang dikumpulkan dari sepanjang pantai Kenjeran mencapai 10,378 ton.

"Sampah itu dikumpulkan sejak pukul 06.30 sampai dengan pukul 08.30 WIB," ucap Siti Nurbaya.

Berdasarkan hasil itu, Siti Nurbaya menyebut bahwa warga masih perlu diedukasi agar tidak membuang sampah sembarangan hingga merusak lingkungan.

Dia menguraikan, di Indonesia, jumlah sampah yang diproduksi setiap tahun mencapai 5 juta ton. 

"Dari jumlah itu 60 persennya adalah sampah organik. Sedangkan sisanya adalah sampah plastik," katanya.

Dari hasil analisa Kementerian LHK, sumber utama sampah 48 persennya adalah sampah rumah tangga.

Sedangkan sampah dari pasar tradisional menyumbang 20 persen. Sisanya baru dari sampah sehari-hari.

"Kita masih butuh waktu yang panjang supaya eduksi tentang sampah ini bisa menyeluruh dan Indonesia bebas sampah 2020 bisa terwujud, " ucapnya.

Sementara itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan Surabaya sudah sejak beberapa tahun yang lalu bekerja sama dengan stakeholder untuk melakukan program pengurangan sampah.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help