Properti

Apartemen Masih Jadi Andalan Pengembang di Surabaya

Apartemen di Surabaya masih memiliki prospek yang cerah. Inilah yang membuat pengembang PT WIKA Realty membangun apartemen baru. Ini lokasinya...

Apartemen Masih Jadi Andalan Pengembang di Surabaya
surabaya.tribunnews.com/Bobby Constantine Koloway
General Manager Tamanasari Emerald, R Sigit Pramana (kanan), menjelaskan konsep Tamansari Emerald kepada salah satu customer, Minggu (26/2/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Investasi properti berbentuk hunian vertikal di Surabaya masih memiliki daya tarik bagi beberapa pengembang. Terlebih di kawasan Surabaya Barat, tempat tumbuh suburnya beberapa kompleks apartemen kelas premium.

Tak ingin ketinggalan, PT WIKA Realty kembali memperkenalkan unit apartement terbarunya, Tamansari Emerald Surabaya, Minggu (26/2/2017).

General Manager Tamanasari Emerald, R Sigit Pramana, mejelaskan alasan pemilihan lokasi Tamanasari Emerald yang berada di pintu masuk ke kasawan perumahan elit Citraland. Menurut Sigit, pihaknya ingin menyasar pasar kelas menengah-atas.

”Kami melihat bahwa pembangunan apartemen di Surabaya ini sangat cepat. Khusus untuk kawasan Surabaya Barat, kami melihat ada tren pembangunan hunian apartement yang menyasar kalangan menengah atas. Karena itu, kami memilih lokasi ini,” ujarnya pada temu jurnalis di sela Open House Tamansari Emerald, Minggu (26/2/2017).

”Apabila Ciputra membangun untuk yang hunian landed (perumahan), kami akan menyediakan yang berbentuk hunian vertikal. Lokasinya nggak terlalu crowded namun masih berada di kawasan yang strategis,” lanjut Sigit.

Investasi hunian elit oleh anak usaha BUMN, PT WIKA Tbk ini, bukanlah yang kali pertama dilakukan di Surabaya. Sebelumnya, WIKA Realty juga telah membangun konsep hunian serupa di kawasan Surabaya Selatan, yakni Tamansari Papilio. Berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Tamansari Papilio memiliki 746 unit apartemen yang menyasar kelas menengah.

Sigit memiliki alasan terkait waktu investasi yang terkesan terlambat dibanding pengembang lain yang telah meluncurkan apartemen dengan konsep serupa di kawasan ini terlebih dahulu. Sigit mengungkapkan bahwa sebagai pendatang baru di Surabaya, pihaknya tengah mematangkan sejumlah kajian.

”Basis bisnis kami memang berada di Jakarta dan kami baru saja masuk di Surabaya di tahun 2012 lalu. Kami melihat bahwa bisnis apartemen di Surabaya ini memiliki pasar yang selalu meningkat tiap tahunnya. Sehingga, kami menganggap bahwa kami belum terlambat,” uajrnya.

Peningkatan tersebut menurut Sigit semakin pesat dengan banyaknya pebisnis yang datang dari luar Surabaya, misalnya saja dari kawasan Indonesia timur. Untuk itulah, ia bukan hanya akan menargekan pebisnis lokal Surabaya saja, melainkan juga dari luar.

”Kalau tak cukup menjanjikan , tentu kami tak berani mengambil langkah investasi strategis ini,” ujarnya.

Selain lokasi yang strategis, Tamansari Emerald menjanjikan sejumlah fasilitas mewah. Di antaranya konsep smart home yang akan memberikan kemudahan bagi penggunanya mengatur perangkat elektronik ruangan melalui smartphone.

Kemudian, teknologi ready to drink-water installation yang menyiapkan air layak konsumsi bagi penghuni. Serta fasilitas umum lainnya, seperti kolam renang, arena bermain anak, fitness center, hingga parkir yang memiliki rasio 1:1. Tamansari Emerald yang juga dibangun berdekatan dengan sejumlah rumah sakit hingga univesitas juga akan memiliki nilai lebih.

Di bangun di area tanah seluas 6700 meter persegi, apartemen ini menawarkan 567 unit apartment exclusive dan 10 unit tenant commercial. Untuk perunitnya, Apartement yang menelan biaya investasi hingga sekitar satu triliun rupiah ini akan dijual di kisaran harga satu miliar rupiah hingga tiga miliar rupiah. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved