Surya/

Persona

Lailatul Inayah : Dari Staf IT, kini Belajar Dunia Politik

Bagi Lailatul Inayah, berkecimpung di dunia politik bukanlah impiannya. Tapi jalan hidup rupanya membuat dia bersentuhan dengan politik. Ini kisahnya

Lailatul Inayah : Dari Staf IT, kini Belajar Dunia Politik
ist
Lailatul Inayah 

SURYA.co.id | GRESIK - Bagi Lailatul Inayah, bersentuhan dengan dunia politik mungkin tidak pernah menjadi impiannya sama sekali. 

Namun tanpa disadarinya, pekerjaan yang dia lakoni ternyata membuatnya mau tak mau bersinggungan dengan dunia itu. 

Perempuan yang kini menjadi staf di fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Gresik itu, sebelumnya adalah staf informasi dan teknologi (IT) di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gresik. Setelah dari sana, dia sempat pula menjadi staf administarsdi di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik.

Perempuan kelahiran 5 Juni 1989 ini bercerita, setelah lulus dari Madrasah Aliyah (MA) di kawasan Pondok Pesantren Persatuan Islam (Persis) Putri di Bangil, Pasuruan, pada 2007 silam, dia melanjutkan studi di Fakultas Teknik Informatika di sebuah perguruan tinggi. 

Setelah lulus, berbekal kemampuannya bergelut dengan komputer dan semua sistemnya, perempuan yang akrab disapa Inayah ini mendaftar sebagai staf IT di KPUD Gresik pada 2013. 

Setahun kemudian, berbekal pengalaman di KPUD, dia memberanikan diri mendaftar sebagai staf di Bawaslu Kabupaten Gresik.

"Tapi hanya staf saja. Tidak ikut langsung ke dunia politik," kata gadis asli kelahiran Kelurahan Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Rabu (22/2/2017). 

Dari pengalaman-pengalaman itu, sedikit demi sedikit Inayah mulai mempelajari dunia Politik. Bahkan tak jarang dia pun ikut membantu mengetik naskah rencana Pandangan Umum fraksi. 

"Jadi tahu kegiatan di dewan. Ada paripurna, reses dan hearing. Kinerja anggota dewan dan jadwalnya juga tahu," imbuh Putri kedua dari tiga bersaudara.

Apakah punya pengalaman yang kurang menyenangkan?

Ditanya demikian, Inayah mengakui kerap kali miris dan takut ketika kantor tempatnya bekerja didemo oleh masyarakat. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help