Surya/
Home »

Bisnis

» Makro

Berita Ekonomi Bisnis

Campina Targetkan Penjualan Es Krim Tumbuh 10 Persen Tahun ini

Target itu sesuai tingkat konsumsi warga Indonesia yang terus meningkat di tengah membaiknya pertumbuhan ekonomi nasional.

Campina Targetkan Penjualan Es Krim Tumbuh 10 Persen Tahun ini
surya/sri handi lestari
Artis penyanyi Widi Mulia (kiri) didampingi National Sales Manager & Marketing Manager Campina Es Krim, Adji Andjono, saat launching produk Happy Cow bersamaan dengan perayaan ulang tahun Campina ke 45, di Surabaya, Rabu (22/2/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Campina Indonesia menargetkan penjualan tumbuh 10 persen tahun 2017.

Target itu disesuaikan dengan tingkat konsumsi warga Indonesia yang terus meningkat di tengah membaiknya pertumbuhan ekonomi nasional.

National Sales Manager & Marketing Manager Campina Es Krim, Adji Andjono, mengatakan, saat ini pasar konsumsi es krim di Indonesia masih terbuka luas.

"Terbukti ada pabrik es krim baru yang masuk ke Indonesia. Kami optimis sebagai industri asli lokal Indonesia bisa meningkatkan penjualan dengan kondisi market share (pangsa pasar) yang saat ini mencapai 20 persen," jelas Adji di sela ulang tahun Campina ke-45 di pabrik Campina, kawasan Rungkut Industri II, SIER, Surabaya, Rabu (22/2/2017).

Menurut Nielsen Ritel, data 2015, pertumbuhan bisnis es krim tahun 2012-2015 mencapai 16 persen per tahun dan diproyeksikan tetap sama hingga tahun 2020 nanti.
"Market share kami memang masih kalah dari produk dari perusahaan multinasional, tapi kami tetap optimis untuk bisa tumbuh di tahun-tahun mendatang," tambah Adji.

Pasar es krim di Indonesia memang masih dikuasai oleh Walls, yang merupakan brand dari Unilever sekitar 70 persen.

Sisa 10 persen, menjadi pangsa pasar Indo Ice Cream, Diamond, dan es krim rumahan lainnya.

Di November 2016 lalu, produk es krim Glico Wings, yang merupakan kolaborasi antara perusahaan Jepang dan Wings Group, mulai menjelajah di pasaran.

Sebagai negara tropis, konsumsi es krim per kapita Indonesia tergolong masih rendah. Di tahun 2013 tercatat sekitar 0,1 liter per orang.

"Karena itu meski jumlah pabrik es krim banyak, kami optimis pasar masih luas," ungkap Adji.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help