Surya/

Persona

Sally Hartono : Tugas Kuliah Berkembang Jadi Bisnis Serius

Berawal dari tugas kuliah, Sally Hartono mengembangkan sebuah kafe berbasis teh. Tak disangka, tugas kuliah itu malah menjadi bisnis yang diseriusinya

Sally Hartono : Tugas Kuliah Berkembang Jadi Bisnis Serius
surabaya.tribunnews.com/Wiwit Purwanto
Sally Hartono, owner Heracate Tea Room and Boutique Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sukses sejak muda tentu menjadi impian settiap orang. Demikian pula bagi Sally Hartono, pemilik Heracate Tea Room and Boutique Surabaya

Lajang kelahiran Surabaya 18 Juli 1984 ini tak menyangka jika tugas yang ia kerjakan saat kuliah dulu menjadi sebuah usaha yang dilakoninya secara serius.

Ditemui Surya.co.id,  alumnus Universitas Surabaya program Manajemen Marketing ini bercerita bahwa saat kuliah dulu, dia menyusun tugas akhir dengan merancang proposal usaha berupa kafe teh dengan konsep health tea. 

"Saya berpikir konsep kafe seperti ini belum pernah digarap orang," katanya.

Setelah proposal tersebut dinilai dosennya, Sally kepikiran untuk mewujudkan ide bisnis tersebut menjadi kenyataan.

Hasilnya sambil mengerjakan skripsi, ia juga mencari lokasi hingga kursus untuk membuat teh yang benar-benar baik untuk kesehatan.

Tak tanggung tanggung Sally kursus singkat selama tiga bulan di Australia untuk meracik teh sehat yang menggunakan perpaduan akar dan daun.

Ternyata racikan akar dan daun Sally banyak diminati pasar, hingga sepulang dari Australia keinginan membuat tempat tongkrongan dengan menyajikan minuman teh sebagai menu utamanya bisa diwujudkan.

“Nah kafe Heracate ini awalnya dari tugas akhir kuliah, saya kembangkan menjadi usaha sesungguhnya,” ujar Sally.

Konsep kafenya teh yang dirintisnya juga banyak menarik minat orang lain untuk bekerjasama. Banyak dari masyarakat atau pihak manajemen hotel yang tertarik untuk mengajak Sally kerjasama.

Bukan itu saja, ketika pertama kali mengajukan proposal ke berbagai mal di Surabaya, tak sedikit mal yang tertarik dan menerima konsepnya.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help