Berita Sumenep Madura

Pembunuhan Sadis Kembali Terjadi di Sumenep, Ada Bekas Cekikan dan Caran di Leher Korban

Korban Ruhanan ditemukan sudah kaku di ruang tamu rumahnya yang ditinggali sendirian.

Pembunuhan Sadis Kembali Terjadi di Sumenep, Ada Bekas Cekikan dan Caran di Leher Korban
news.ayekoo.com
ilustrasi 

SURYA.co.id | SUMENEP - Pembunuhan misterius dan sadis kembali terjadi di Sumenep. Setelah beberapahari sebelumnya warga Pulau Sepudi dibunuh oleh kawanan pembunuh dengan mengenakan topeng ala ninja, kali ini terjadi lagi. Korban kali ini menimpa Ruhanan (60) Warga Dusun Batuputih, Desa Karang Nangka, Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu ( 19/2/2017 ).

Korban Ruhanan ditemukan sudah kaku di ruang tamu rumahnya yang ditinggali sendirian dengan kondisi yang cukup mengenaskan.

Hampir sekujur tubihnya penuh luka dan darah berceceran. Korban diduga dibunuh dengan menggunakan benda tumpul, karena lukanya bukan luka terbuka, karena diduga dianiaya dengan menggunakan benda tumpul.

Kapolres Sumenep, AKBP Joseph Ananta Pinora, melalui Kasubag Humas, AKP Suwardi, menjelaskan, korban meninggal ditemukan pertamakali oleh Esriyani, anak kandung korban yang hendak berkunjung ke rumah orang tuanya.

Esriyani yang sudah bersuami tidak tinggal dengan orang tuanya. Orang tuanya selama ini tinggal bersama saudara laki-lakinya, Munahri, tetapi dia sedang bekerja di Bali.

" Mungkin sewaktu korban sendirian tinggal di rumahnya, sehingga memudahkan pelaku menghabisi korban yang sudah cukup renta itu," kata Suwardi, Minggu (19/2/2017).

Dikatakan, Esriyani yang melihat tubuh bapaknya sudah tidak bernyawa terkapar di ruang tamu rumahnya, langsung berteriak minta tolong warga dan melaporkan ke aparat desa setempat.

"Mendengar laporan adanya pembunuhan, polisi dibantu aparat desa dan petugas kesehatan Kecamatan Raas, mengevakuasi korban ke Puskesmas setempat. Dan langsung dilakukan autopsi," sambung Suwardi.

Hasil pemeriksaan dokter, korban meninggal akibat luka lebam di leher, bekas cakaran dan cekikan, luka lecet di dada sebelah kiri dan di perut.

Luka pada alat kelamin, betis sebelah kanan, pendarahan pada bagian hidung, telinga, serta keluar cairan dari mulut serta luka pada kepala bagian belakang.

" Diduga luka akibat benda tumpul, karena hampir semua luka berupa luka lebam akibat benturan senjata tumpula." Imbuh mantan Kasatlantas Polres Sumenep ini.

Ditanya motifnya, Suwardi mengaku masih belum bisa mengungkap apa motif yang mendasari pembunuhan tersebut.

"Karena kami masih melakukan pemeriksaan, dan pelakunya masih dalam pengejaran kami," pungkasnya.

Penulis: Moh Rivai
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help