Berita Surabaya

VIDEO - Pamurbaya Berbasis Konservasi Alam

Kelak, di Surabaya, hanya wilayah Pamurbaya yang paling kaya ekologinya. Karena itu, dari kini harus dilindungi tanpa harus menabrak hak sipil warga.

Laporan Reporter Surya, Nuraini Faiq & Fatimatuz Zahroh

SURYA.co.id | SURABAYA - Wilayah Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya) harus menjadi paru-paru Kota Surabaya. Sebab, pada tahun-tahun mendatang, hanya di wilayah ini yang banyak tumbuhan.

Di kawasan ini, tidak boleh ada gedung maupun perumahan. Semua aktivitas dan bangunan hanya berbasis konservasi alam.

"Kelak hanya wilayah ini yang bisa diharapkan konservasi alamnya. Jantung dan paru-paru kota ada di Pamurbaya," kata Hudin Al Sonny, Pegiat Konservasi Alam, Jumat (17/2/2017).

Sonny yang juga Koordinator Pengelolaan Sumber Daya Air Das Brantas Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU ini masih belum mengetahui rencana konservasi alam di Pamurbaya.

Namun, Pemkot Surabaya harus memetakan wilayah yang akan dijadikan konservasi. Begitu juga perencanaan tata wilayah kota untuk merealisasikan konservasi alam ini.

Ia menuturkan, kawasan konservasi berada di wilayah pantai. Bukan berada di lahan-lahan kampung warga yang sudah lebih dulu ada.

Warga setempat berhak atas tanah apapun peruntukannya. Termasuk jika mereka ingin menyertifikasi tanahnya, tidak dipersulit.

"Setifikat tanah bagi warga diperlukan untuk menjamin bahwa status tanah tidak dalam masalah. Warga yang dipersulit setifikasi, sebaiknya lapor saja. Bisa ke ombudsman atau petugas lain," tegas Sonny.

Ketua Komisi Konsevasi di Dirjen Sumber Daya Air ini berjanji, akan terjun ke Pamurbaya untuk memastikan rencana konsevasi Pamurbaya Pemkot Surabaya.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help