Berita Gresik

Awas, Kali Lamong Meluap, 3 Kecamatan di Gresik Dikepung Banjir

Meluapnya kali Lamong menyebabkan sejumlah kawasan di Gresik kembali digenangi air. Ini daftarnya..

Awas, Kali Lamong Meluap, 3 Kecamatan di Gresik Dikepung Banjir
surabaya.tribunnews.com/Mohammad Romadoni
Air luapan Kali Lamong menggenangi salah satu rumah di Desa Banjaragung, kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jumat (17/2/2017) 

SURYA.co.id | GRESIK - Cuaca ekstrim memicu hujan deras dan mengguyur sebagian wilayah di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo. Akibatnya, debit air sungai Bengawan Solo dan Kali Lamong mengalami peningkatan yang signifikan.

Gara-gara peningkatan debit air kali Lamong yang tak mampu menampung air kiriman dari daerah di sepanjang bantaran kali Brantas itu, sebagian besar wilayah Gresik kini terendam banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gresik, Abu Hasan mengatakan sesuai data yang di lapangan, daerah yang terimbas paling parah oleh meluapnya kali Lamong adalah Desa Pucung Kecamatan Balongpanggang. Di sana, ketinggian air di jalan desa sepanjang 100 meter mencapai 70 sentimeter.

"Sepuluh rumah warga tergenang ketinggian air sekitar 5-10 sentimeter," terang Abu Hasan kepada SURYA.co.id, Jumat (17/2/2017).

Adapun desa di kecamatan Balongpanggang yang terkena dampak luapan Kali Lamong di antaranya Desa Karangsemanding. Di situ, air mengenangi seluruh Jalan Desa sejauh 200 meter setinggi 10-20 sentimeter dan merendam area persawahan seluas 15 hektar. Sedangkan di Desa Wotansari Jalan Desa sepanjang 200 Meter tergenang air setinggi 15 sentimeter.

"Lalu, Jalan Desa Banjaragung sepanjang 100 meter tergenang air setinggi 5-10 sentimeter," ungkapnya.

Selanjutnya, Kecamatan Benjeng yang juga terkena imbas banjir jalan di jalan desa Deliksumber sepanjang 400 meter air menggenangi setinggi 10-20 sentimeter.

Terparah banjir mengenangi jalan Desa Sedapurklagen sejauh 300 meter setinggi 50-65 sentimeter. Di jalan Desa Bulangkulon tergenang 40-69 sentimeter.

Di jalan Desa Munggugianti air mengenangi hampir setinggi 20_25 sentimeter dan di Jalan Raya sejauh 60 meter tergenang hingga 5 sentimeter," bebernya.
Lalu, Di Desa Bulurejo Jalan Desa tergenang 20 sentimeter dan jalan Desa Kedungrukem sepanjang 309 meter tergenang air setinggi 30-50 sentimeter.

"Di Pasar Bulurejo, Kantor Koramil dan Kantor Kecamatan Benjeng tergenang air rata-rata setinggi 10-15 sentimeter," bebernya.

Menurut Abu Hasan Kecamatan Cerme juga terkena imbasnya, di jalan Desa Dadapkuning Jalan Raya Lekerrejo sekitar 1 kilometer tergenang air setinggi 10 sentimeter.

"Kita masih berada pada puncak musim hujan, tetap waspada terhadap potensi hujan dan bencana hidromologi lainnya,"pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help