Surya/

Persona

Inilah Sofiyah, Satpol PP Wanita Pemkab Gresik, Rela Pulang Hingga Larut Malam

Sebagai anggota Satpol PP, Sofiyah sadar dia harus bekerja secara total untuk penegakan peraturan daerah. Makanya, dia pun tak mau kalah oleh lelah.

Inilah Sofiyah, Satpol PP Wanita Pemkab Gresik, Rela Pulang Hingga Larut Malam
surabaya.tribunnews.com/Mohammad Romadoni
Sofiyah, anggota Satpol PP Kabupaten Gresik 

Laporan Reporter Surya, Mohammad Romadoni

SURYA.co.id | GRESIK - Bagi Sofiyah (22), anggota Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik, penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Gresik adalah prioritas diatas segalanya.

Karena itu, meski tugasnya tergolong berat, yakni berpatroli di seluruh penjuru Kota Wali ini untuk menertibkan masyarakat yang melanggar Perda dan sekaligus menjaga ketertiban, namun dia tak menggubris rasa lelahnya.

Setidaknya itu tergambar ketika dia terlibat dalam penertiban di sebuah pasar. Rasa lelah bercampur keringat yang sempat membasahi kerah seragam cokelatnya siang itu, tak diacuhkannya.

Sesekali dia mengusap butiran air keringat yang tampak memenuhi wajahnya itu menggunakan tisu.

Sofiyah tetap ramah dan bersikap humanis kepada setiap pedagang yang saat itu ditertibkan karena melanggar Perda.

Gadis berhijab kelahiran Gresik 1995 ini tetap semangat menjalani hari-harinya dan menikmati aktivitasnya sebagai seorang anggota Satpol PP wanita Pemkab Gresik.

"Terkadang sering pulang larut malam, usai giat patroli. Namun, Alhamdulillah keluarga dapat mengerti pekerjaan Saya sebagai Satpol PP," terang Sofiyah saat ditemui SURYA.co.id dikantor Satpol PP Pemkab Gresik, Kamis (16/2/2017).

Wanita yang tinggal di Jalan Usman Sadar ini mengaku sudah mengabdikan diri sebagai Satpol PP selama satu tahun. Totalitas tanpa batas bakal diberikannya saat bergabung ke dalam Satpol PP Pemkab Gresik yang bertujuan untuk memelihara ketentraman dan ketertiban umum dan menegakkan Perda.

"Apapun yang diperintahkan Kepala Seksi Operasional akan Kami laksanakan. Meskipun giat sampai larut malam, akan Kami lakukan. Ini sudah resiko dan tanggung jawab pekerjaan Saya," ungkapnya.

Alumni 2012 SMKN NU Trateh jurusan akuntansi ini menambahkan juga tidak protes kalau dirinya sering ikut giat patroli yang menyebabkan pulang ke rumah sampai larut malam.

"Gak protes kok kalau Saya kerja sampai malam. Orang tua Saya saja gak protes, kenapa saya mesti protes," imbuhnya.

Menurut dia biasanya jadwal bekerjanya mulai dari pukul 07.00-15.00 WIB ada juga yang masuk pukul 10.00-18.00 WIB.

"Nah, kalau ada giat malam pulangnya tidak tentu. Walaupun begitu, Saya tetap senang menjalani profesi sebagai Satpol PP," pungkas wanita yang hobi kuliner ini.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help