Berita Magetan

Polisi di Magetan Biarkan Penjahat Buruannya Isi Bensin, Tetapi Selanjutnya

Polisi di Magetan sudah mengintai pria asal Madiun ini sejak lama. Saat dia isi bensin pun, polisi tetap membiarkannya. Tetapi selanjutnya...

Polisi di Magetan Biarkan Penjahat Buruannya Isi Bensin, Tetapi Selanjutnya
surabaya.tribunnews.com/Doni Prasetyo
Setiawan Adi Saputra (tengah) saat ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Magetan, Senin (13/2/2017) 

SURYA.co.id | MAGETAN - Setiawan Adi Saputra (34) warga Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan/ Kota Madiun, pengedar sabu yang menjadi target operasi Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Resor Magetan berhasil ditangkap saat berada di SPBU Desa Klagen Gambiran, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Minggu (12/2-2017) malam.

Dari tangan tersangka Polisi menemukan narkoba jenis sabu yang dibungkus plastik klip dan dimasukkan pada bungkus rokok disaku celananya sebelah kiri.

Tersangka Setiawan Adi Saputra ini sejak lama menjadi buron tim buser Satresnarkoba Polres Magetan, karena diduga kuat menjadi pemasok untuk para pemakai di wilayah Magetan.

Menurut Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Magetan AKP Stevanus Suyatni, tersangka sudah dibuntuti anggota Satresnarkoba sejak dari Madiun. Sebelumnya, Polisi sudah mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan tersangka yang masuk daftar target operasi (TO) tumpas narkoba semeru 2017 beberapa bulan lalu.

"Polisi dengan sabar membuntuti tersangka ini sampai memasuki wilayah hukum Resor Magetan. Saat di SPBU Klagen Gambiran, agar tidak membuat gaduh pembeli BBM yang lain di SPBU, Polisi membiarkan sampai tersangka selesai,"kata AKP Suyatni kepada Surya, Senin (13/2/2017).

Setelah tersangka berjalan dan sudah agak menjauh dari SPBU Klagen Gambiran menuju arah kota Magetan, Polisi berusaha mendahului dan menghentikan tersangka yang mengendarai sepeda motor.

"Setelah dihentikan, Polisi menggeledah dan menemukan kristal putih dipastikan sabu itu disaku celana sebelah kiri dibungkus plastik klip dan dimasukkan kotak bungkus rokok,"katanya.

Selain sabu-sabu, polisi juga menyita sebuah handphone tersangka yang digunakan transaksi narkoba.

Menurut AKP Suyatni, setelah ditimbang dan dipastikan kristal putih itu narkoba jenis sabu. Tersangka langsung digeladang ke Mapolres Magetan untuk diperiksa asal narkoba dan akan dijual kepada siapa.

"Sabu itu setelah ditimbang memiliki berat 0,53 gram. Namun sampai ini tersangka masih bungkam asal sabu dari mana dan pesanan siapa. Kini tim Satresnarkoba masih terus mengembangkan kasua itu,"kata AKP Suyatni.

Setelah diperiksa, lanjut AKO Suyatni, sabu itu akan dikonsumsi sendiri untuk obat kuat (doping), karena pekerjaannya sebagai sopir panggilan membutuhkan tenaga ekstra. Namun informasi Polisi menyebut, selain pengguna, tersangka juga pengedar sabu di wilayah Madiun dan Magetan.

"Tersangka dijerat dengan pasal 111 tentang narkoba, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun dan denda satu miliar. Kini tersangka di tahan sel Mapolres Magetan,"tandas AKP Stevanus Suyatni.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help