Surya/
Home »

Techno

» Apps

Techno

Kenapa Hoax Tumbuh Subur di Indonesia? Ini Penyebab dan Cara Menangkalnya

Hoax menjadi bagian dari perkembangan teknologi informasi. Hampir semua media sosial selalu tak lepas dari informasi dan postingan hoax.

Kenapa Hoax Tumbuh Subur di Indonesia? Ini Penyebab dan Cara Menangkalnya
surya/nuraini faiq
Wagub Jatim Saifullah Yusuf bersama mahasiwa dan pelajar dalam seminar kebangsaan Hoax dan Dunia Akademik 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengamat sosial dan cendekiawan muda, Yudi Latief menyebut teknologi informasi tak bisa dihindari.

Bahkan, hoax pun menjadi bagian dari perkembangan teknologi informasi di Indonesia.

Hampir semua media sosial selalu tak lepas dari informasi dan postingan hoax.

"Kenapa menu hoax ini menjadi paling disukai di kita dan begitu tumbuh subur karena masyarakat kita memang penuh kepalsuan. Tidak jujur," kata Yudi dalam Seminar Kebangsaan, Hoax dan Akademik, Selasa (7/2/2017).

Bahkan di bidang akademik, banyak orang melanjutkan studi S2 dan S3 kebanyakan bukan untuk pendalaman ilmu. Tapi ada tujuan lain termasuk gengsi dan mengangkat citra diri.

Banyak masyarakat yang saat ini lebih sering menjadi pendusta. Mereka juga kerap menebar kebencian dengan cara hoax di medsos.

Medsos menjadi demikian karena tingkat literasi masyarakat yang rendah. Masyarakat juga suka tanpa mengecek kebenaran informasi itu.

"Hoax menjadi luar biasa hingga pemerintah saat ini turun tangan. Bangsa ini memang luar biasa, Intensitas penggunaan Sosmed terbanyak keempat dunia," kata Yudi.

Yang menyedihkan adalah saat ini orang juga cenderung berdusta untuk kepentingan sesaat.

Yudo menyebutkan bahwa sumpah dan keimanan kini banyak disalahgunakan.

"Orang tidak percaya satu sama lain. Namun hoax di Indonesia sudah menjadi bagian dari industri. Sebab semakin banyak disebar semakin mendapatkan uang," kata Yudi.

Tidak mudah memberantas penyebaran hoax di Indonesia. Teknologi itu harus diikuti nalar etis untuk melawan hoax ini.

Jangan malah membumbui hoax dengan ikut menyebarkan hal yang tidak benar.

"Isi Sosmed dengan hal baik dan inspiratif. Isi dengan khabar yang benar. Jangan pula selalu posting kegiatan arisan," kata alumnus Pondok Gontor ini.

Seminar yang diadakan Persatuan Kampus Swasta di Jatim itu juga dihadiri Wagub Jatim
Saifullah Yusuf. Gus Ipul membuka seminar dan menyampaikan tren hoax di Jatim.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help