Berita Situbondo

Datangi Lokasi Banjir, Ini yang Dilakukan Bupati Situbondo

Bupati meninjau lokasi banjir yang merendam ratusan hektar lahan pertanian di Desa/Kecamatan Kendit

Datangi Lokasi Banjir, Ini yang Dilakukan Bupati Situbondo
surya/izi hartono
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto saat meninjau lokasi banjir yang menggenangi ratusan hektar lahan pertani di Desa/Kecamatan Kendit, Rabu (1/2/2017). 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Bupati Situbondo Dadang Wigiarto meninjau lokasi banjir yang merendam ratusan hektar lahan pertanian di Desa/Kecamatan Kendit.

Dalam kunjungannya orang nomor satu di Pemkab Situbondo ini didamping Kepala BPBD, Dinas Sosial dan Sekdis Tanaman Pangan dan Holtikultura.

Selain melihat genangan air yang masih merendam areal pertanian, Bupati Dadang juga memberikan bantuan sembako bagi belasan warga yang terdampak bencana banjir luapan air Sungai Midun tersebut.

Dadang Wigiarto menyebut luberan air itu tak hanya disebabkan pendangkalan sungai.

Artinya, perencanaan untuk menangani banjir tidak hanya melihat satu tempat, melainkan melihat beberapa titik lokasi di sepanjang sungai.

"Cuman penganggaran daerah tidak mungkin mandiri. Kami akan mengajukan ke gubernur agar memperoleh suport untuk mengatasi kekurangan anggaran kita," ujar Bupati Dadang Wigiarto.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, lanjut Bupati Dadang, perlu penanganan mendesak, terutama menyangkut keselamatan, kesehatan serta tidak menganggu aktivitas masyarakat.

"Ini perlu penanganan darurat menggunakan dana tidak terduga,"katanya.

Dadang mengaku sudah mengajukan dua kali perpanjangan penanganan darurat di Kabupaten Situbondo.

Saat disinggung upaya pemerintah, Dadang mengatakan, pihaknya setiap tahun selalu mengupayakan ke pemerintah pusat.

"Makanya ada dana Rp 6 miliar untuk pengerukan, tapi pertanyaannya apakah setelah diuruk tidak akan terjadi banjir," tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PU Penataan Ruang, Gatot Siswoyo mengatakan, penanganan normalisasi sungai sudah dianggarkan tahun 2017 Ini.

"Sekarang ini masih dalam proses perencanaan," kata Gatot Siswoyo.

Penulis: Izi Hartono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help