Surya/

Properti

Optimisme Pengembang Taman Melati, Apartemen Kelas Menengah di Surabaya

APARTEMEN TAMAN MELATI: Total 1.100 unit. 80 persen tipe studio seharga Rp 400 juta dan 20 persen tipe two bed room seharga Rp 700 juta.

Optimisme Pengembang Taman Melati, Apartemen Kelas Menengah di Surabaya
sri handi lestari
Adi Ardianto, Marketing manager Taman Melati Surabaya @Merr sebelum customer gathering di Surabaya, Minggu (29/1/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pertumbuhan pembangunan apartemen di Surabaya, terutama apartemen menengah, mengalami peningkatan hingga 17,3 persen per tahun. Jumlah itu, membuat persaingan penjualan semakin ketat.

Hal itu diakui Adi Ardianto, Marketing Manager Taman Melati Surabaya @Merr, di sela customer gathering di Surabaya, Minggu (29/1/2017).

"Proyek kami sudah berjalan sejak 2015. Dan memang persaingan pembangunan apartemen di daerah Surabaya Timur cukup ketat. Tahun akhir 2016 penjualan masih sekitar 30 persen," jelas Adi.

Karena itu, di tahun 2017 ini, pihaknya mulai agresif melakukan penjualan, apalagi ada optimisme pasar properti di tahun 2017 akan booming mengalami kenaikan.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh apartemen yang dibangun oleh PT Adhi Persada Properti, anak perusahaan BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk ini, adalah dengan customer gathering.

Ditargetkan dalam kegiatan yang digelar dalam waktu beberapa jam ini bisa menjual sekitar 30 unit.

Taman Melati Surabaya @Merr merupakan apartemen kelas menengah yang saat ini progres pembangunannya sudah mencapai lebih dari 30 persen. Terdiri atas satu tower berbentuk huruf H, terdiri atas 32 lantai. Memiliki dua tipe unit, yaitu studio dan tipe two bed room.

Apartemen yang berada di kawasan Merr atau Jl Ir Soekarno Hatta itu tidak sendiri.

Di sepanjang jalan tersebut, sudah terdapat apartemen Gunawangsa Merr yang sudah operasional, menyusul apartemen Balle Hinggil dan Grand Dharmawangsa Lagoon yang masih dalam proses pengerjaan.

Dari catatan Colliers, penyebaran apartemen menengah di kota Surabaya, di kawasan Surabaya Timur mencapai 46 persen. Diikuti Surabaya Barat 44 persen, Surabaya Selatan 7 persen, dan Surabaya Pusat 3 persen.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help