Surya/

Berita Mancanegara

Donald Trump Minta Tembok Perbatasan AS-Meksiko Segera Dibangun

BANGUN TEMBOK PEMBATAS. Rencana DONALD TRUMP membangunnya sepanjang 3.200 kilometer di perbatasan AS dan Meksiko.

Donald Trump Minta Tembok Perbatasan AS-Meksiko Segera Dibangun
kompas.com/afp
Beginilah situasi perbatasan antara AS dan negara bagian Ciudad Juarez, Meksiko. Sebagian perbatasan kedua negara memang dipagari, tetapi Presiden Donald Trump bersikukuh menginginkan tembok pembatas. 

SURYA.co.id | WASHINGTON DC - Presiden AS Donald Trump memerintahkan agar pembangunan tembok pembatas di perbatasan dengan Meksiko segera dilaksanakan, Selasa (24/1/2017) waktu setempat.

"Sebuah negara tanpa perbatasan bukan sebuah negara," kata Trump, mengulangi kalimat Ronald Reagan saat mengunjungi Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk menandatangani dua perintah eksekutif.

"Mulai hari ini, Amerika Serikat kembali mengendalikan perbatasanya," tambah Trump.

Rencana Trump adalah membangun tembok sepanjang 3.200 kilometer di sepanjang perbatasan AS dan Meksiko.

Sebagian perbatasan ini sudah dipagari, tetapi Trump bersikukuh tembok adalah yang diperlukan untuk mengurangi masuknya imigran ilegal dari Amerika Selatan.

Namun, sejumlah kalangan meragukan tembok ini, jika benar-benar selesai dibangun, akan mengurangi jumlah imigran ilegal dari Amerika Selatan.

"Saya kira para pendukung Trump sudah akan senang jika sebuah patung dibangun dengan jari tengah mengarah ke selatan," kata anggota kongres, Luis Gutierrez.

Meski rencana ini sangat populer di kalangan pendukungnya, tetapi kini Trump harus berusaha mengalihkan anggaran untuk menyelesaikan proyek ini.

Kongres yang dikuasai Partai Republik harus mengucurkan dana miliaran dolar jika ingin melihat tembok itu selesai dibangun.

Apalagi, sebagian besar lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan tembok sudah menjadi milik warga, otorita kesukuan, atau pemerintah negara bagian Texas.

Untuk membebaskan lahan itu dibutuhkan proses hukum yang panjang, dan tentu saja pembayaran kompensasi yang tak sedikit. (Ervan Hardoko)

Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help