Surya/

Kuliner

Titik Koma Coffee, Nikmatnya Ngopi di Tengah Kota Surabaya

Titik Koma Coffee juga menyediakan berbagai buku dan majalah untuk menemani para pengunjung.

Titik Koma Coffee, Nikmatnya Ngopi di Tengah Kota Surabaya
surya/neneng uswatun hasanah
Sajian kopi di Titik Koma Coffee. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Suasana yang tenang dan interior yang bersih serta sapaan ramah barista menyambut hangat ketika Surya mengunjungi Titik Koma Coffee di Jalan Juwono Surabaya (di belakang Taman Bungkul).

Luas coffee shop yang baru diresmikan pada Juni 2016 itu memang tidak terlalu besar, namun kenyamanan bisa langsung terasa ketika masuk ke dalam area Titik Koma Coffee.

Kenyamanan yang sama juga dirasakan oleh Grace, salah satu pengunjung tetap Titik Koma Coffee.

Grace langsung jatuh cinta dengan vibe yang menginspirasi dari interior yang didominasi warna putih dengan hiasan beberapa pot tanaman gantung dan suasana tenang yang disuguhkan.

“Cocok sekali untuk orang Surabaya yang ingin bersantai sambil minum kopi, bisa juga sambil bekerja seperti saya, atau sekadar kumpul bersama teman,” katanya sambil menikmati kopi yang baru ia pesan.

Andrew, pemilik Titik Koma Coffee menjelaskan konsep kedai kopi tersebut terinspirasi dari kota Melbourne di Australia dengan konsep Skandinavian Coffee Shop.

“Memang sengaja spacenya kecil karena Titik Koma memang sebuah coffee shop, bukan kafe yang cenderung lebih luas dan riuh,” katanya.

Desain interior Titik Koma Coffee didominasi warna putih, cokelat muda, dan abu-abu sehingga terasa bersih dan sophisticated namun tetap sederhana dengan sentuhan modern.

Titik Koma Coffee juga menyediakan berbagai buku dan majalah untuk menemani para pengunjung menikmati minuman atau makanan mereka.

Sesuai namanya, Titik Koma Coffee mengangkat konsep specialty coffee menggunakan biji kopi single origin di atas standar.

Halaman
12
Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help