Surya/

Kuliner

Cegah Penyakit Jantung dan Kanker, Pilih Daging Rendah Lemak

Ada bagian pada sapi yang rendah lemak dan cocok dikonsumsi bagi pecinta kuliner tetapi tetap bisa menjaga penampilan tubuh.

Cegah Penyakit Jantung dan Kanker, Pilih Daging Rendah Lemak
surya/neneng uswatun hasanah
Menu Beef Sczhuan sajian Orchid Restaurant Hotel Gunawangsa Manyar Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA – Banyak orang menghindari mengonsumsi daging sapi karena lemak yang terkandung di dalam potongan daging tersebut dapat menyebabkan bertambahnya berat badan.

Namun ternyata ada bagian pada sapi yang rendah lemak dan cocok dikonsumsi bagi pecinta kuliner tetapi tetap bisa menjaga penampilan tubuh.

Bagian tersebut adalah bagian topside pada daging sapi. Bagian topside atau yang juga disebut dengan nama silverside atau top round dikenal sebagai potongan daging kelas dua yang terletak pada bagian atas sisi kaki belakang sapi.

Bagian topside cenderung mengandung sedikit lemak bahkan tidak sama sekali dan tidak bertulang.

Dalam 200 gram bagian topside daging sapi untuk orang dewasa, terkandung Vitamin B12 yang mampu menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker dengan kemampuannya untuk mengubah lemak dan protein menjadi energi.

Ada juga Zinc yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh, fungsi otak, reproduksi, kesehatan kulit, dan menjaga kesehatan sistem imun.

Daging juga mengandung Niacin B3 yang menjaga aktivitas sel, memainkan peran vital dan produksi energi dan pencegahan terhadap kanker.

Daging bagian topside sangat cocok untuk direbus, dipanggang, atau dimasak dengan slow cooker.

Memasaknya memang agak lebih rumit dan harus dimasak dengan benar karena kandungan lemaknya yang rendah sehingga ketika persiapan dan proses memasaknya salah, daging akan keras dan kenyal seperti permen karet sehingga sulit dikunyah dan ditelan.

Chef Susilo Faisol dari Orchid Restaurant menyarankan untuk mengempukkan daging sapi bagian topside menggunakan baking soda dan disimpan dalam lemari pendingin selama satu malam sebelum dimasak.
“Dengan cara itu sudah cukup, tidak perlu diberi nanas seperti cara pada umumnya karena malah akan membuat dagingnya hancur,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help