Berita Gresik

Kontraktor Nakal Harus Kembalikan Rp 1,2 Miliar dalam Waktu Dua Bulan, jika Tidak ini Sanksinya

BATAAS WAKTU pengembaliannya selama 60 hari atau dua bulan sejak 27 Desember 2016.

Kontraktor Nakal Harus Kembalikan Rp 1,2 Miliar dalam Waktu Dua Bulan, jika Tidak ini Sanksinya
Surya/Moch. Sugiyono
TERLAMBAT - Proyek pengembangan RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik Senin (10/8/2015). 

SURYA.co.id | GRESIK - Kontraktor atau pelaksana sejumlah proyek di Gresik yang ketahuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) mengerjakan tidak sesuai spesifikasi harus segera mengembalikan selisih anggaran yang diduga sengaja mereka mainkan.

Dari hasil pertemuan Pansus (Panitia Khusus) DPRD Gresik dengan sejumlah instansi terkait proyek-proyek bermasalah itu, uang yang harus dikembalikan mencapai kisaran Rp 1,2 miliar.

Batas waktu pengembaliannya selama 60 hari atau dua bulan sejak 27 Desember 2016.

“Dalam pertemuan tadi, secara umum (kontraktor) ada kewajiban untuk mengembalikan uang yang dianggap merugikan negara,” kata Ketua Pansus LHP BPK Khusus DPRD Gresik, Khoirul Huda, usai pertemuan, Selasa (17/1).
Disampaikan bahwa nilai kerugian negara itu akibat kekurangan volume pekerjaan di lapangan. Seperti ada perbedaan antara fakta pengerjaan dengan spesifikasi proyek yang seharusnya dikerjakan.

“Salah satu contoh, pengerjaan proyek yang jenis pavingnya tidak sesuai. Harusnya di dalam spesifikasi pekerjaan menggunakan K-400, tapi memakai K300,” ungkapnya.

Selain itu, ada sejumlah proyek lain di empat Instansi Pemkab Gresik yang diketahui oleh BPK ada dugaan penyelewengan.

Termasuk Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, RSUD Ibnu Sina dan Diskoperindag.

Dari total kewajiban pengembalian, baru Dishub yang sudah memenuhi rekomendasi BPK, nilainya antara Rp 13 juta sampai Rp 17 juta.

Sedangkan Dinas DPU) dari total 31 item atau paket pekerjaan, yang sudah menyelesaikan pengembalian ada 27 titik proyek. Sisanya 4 item, rencana akan ditindaklanjuti dalam pekan ini.

Begitu juga terhadap temuan BPK di proyek pembangunan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (Ponek) RSUD Ibnu Sina.

Halaman
123
Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help