Properti

PT Lamicitra Mulai Rambah Apartemen, Kucurkan Investasi Rp 5 Triliun

PERTUMBUHAN PROPERTI DI SURABAYA. PT Lamicitra juga akan membangun proyek Town House sebanyak 40 di kawasan yang sama.

PT Lamicitra Mulai Rambah Apartemen, Kucurkan Investasi Rp 5 Triliun
SURYA.co.id/M Taufik
ARSIP - Direktur PT Lamicitra Nusantara (kiri) Robin Wijaya Gejali, bersama Priyo Setyabudi selaku corporate secretary PT Lamicitra Nusantara, dan Gali sebagai Komisaris Independen, serta Prasetyo Kartika selaku Direktur Pengembangan dan Bisnis di sela acara Public Ekspose perusahaan tersebut, Selasa (7/12/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perkembangan luar biasa bisnis properti, khususnya apartemen akhirnya menarik minat PT Lamicitra Nusantara Tbk.

Salah satu pengembang gajah di Surabaya ini menyatakan niatnya membangun proyek apartemen kelas premium. Dengan nilai investasi jumbo yang mencapai Rp 5 triliun. 

Direktur PT Lamicitra Nusantara, Prasetyo Kartika, mengatakan, apartemen yang akan dibangun merupakan proyek baru diatas lahan seluas 3 hektar di area Perumahan Darmo Hill yang berada di sekitar Jalan Mayjen Sungkono, tepatnya wilayah Dukuh Pakis, Surabaya.

"Dengan investasi sebesar Rp 5 triliun tersebut, nanti akan kita bangun sebanyak tujuh tower apartemen," ujarnya, Jumat (16/12/2016) sore, saat public expose kinerja perseroan.

Pembangunan akan dilakukan bertahap dan dimulai tahun 2017. Nah, pada tahap awal pihaknya akan mengucurkan anggaran sebesar Rp 500 miliar untuk membangun 300 unit apartemen. 

"Segmen yang kita bidik adalah midle-high dan kelas premium," jelasnya. 

Meski baru pertama kali merambah bisnis hunian flat dan vertikal, Prasetyo optimis, apartemen yang dibangunnya akan laku keras dipasaran. Karena di sektor properti, PT Lamicitra sejatinya sudah cukup berpengalaman. Sejak 1997, dia sudah ikut bermain di sektor residensial.

"Apalagi selain apartemen, di kawasan Darmo Hill nantinya juga akan dilengkapi kawasan bisnis, hospitality, dan berbagai fasilitas lainnya ," ucapnya. 

Selain apartemen, PT Lamicitra juga menyatakan akan membangun proyek Town House sebanyak 40 di kawasan yang sama. 

Itu dilakukan karena peningkatan bisnis sektor properti saat ini dinilai luar biasa dan prospektif. 

"Makanya lahan yang kita miliki akan benar-benar dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis properti," imbuh Prasetyo.

Direktur Independen PT Lamicitra Nusantara Robin Wijaya Gejali menambahkan, pengembangan bisnis ke sektor properti, khususnya apartemen dan town house akan mengerek penghasilan perseroan di tahun yang akan datang.

"Kami optimis tahun 2017 akan tumbuh 10 persen di banding tahun ini," tukasnya. 

Saat ini, beberapa sektor usaha yang dimiliki PT Lamicitra Nusantara Tbk antara lain, pengelola Kawasan Industri Berikat dan depo peti kemas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jembatan Merah Plasa (JMP) Surabaya, Pusat Grosir Surabaya (PGS), Tunjungan Electronic Center (TEC), dan pengelola Hotel Tunjungan Surabaya.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved