Citizen Reporter

Cleopatra Hadir dalam Pesta Kentrung Tahunan Universitas Negeri Malang

kendati hanya hadir setahu sekali, hajatan rutin tahunan ini senantiasa menghadirkan hal baru dalam tampilan.. termasuk kehadiran Cleopatra..

Cleopatra Hadir dalam Pesta Kentrung Tahunan Universitas Negeri Malang
alanyadk/px
ilustrasi 

Reportase Sahrul Romadhon
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Malang

PENTAS Kentrung Operet  (PKO)  yang diprakarsai Unit Kegiatan Mahasiswa Blero Universitas Malang (UM), hadir di Graha Cakrawala UM lewat tema Singgasana, akhir Oktober 2016 lalu. 

Pertunjukan kentrung tahunan ini bermula dari hajatan di tahun 2013 silam. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya PKO konsisten menghibur Bleromania, sebutan untuk penikmat Blero.

Konsistensi yang dimaksud nampak dari formasi yang ditampilkan, mulai dari musik kreasi, kentrung kreasi, dan ditutup dengan operet.

Sekitar dua ribu tiket ludes terjual di malam Kamis itu. Menjadi kembanggaan sekaligus tantangan bagi semua anggota Blero, baik yang masih aktif maupun alumninya.

Singgasana di awali dengan pemutaran  audio dan video berisi cerita fiktif Kerajaan Swarna Cakrawala yang tengah berkabung karena kepergian sang Maharaja.

Atas dasar tersebut pucuk kepemimpinan akan diserahkan kepada Putra Mahkota. Namun, nampak kegusaran Putra Mahkota karena meninggalnya Maharaja. Para pelaku kerajaan mencoba menghiburnya dengan penampilan musik kreasi, kentrung kreasi dan operet.

Penampilan musik kreasi Blero dengan kekuatan utama permainan saron mampu memberi kejutan tersendiri bagi penonton. Paduan saron dengan drum, gitar, dan orgen membungkus lagu-lagu hits pun disuguhkan apik.

Pertunjukan kentrung mengambil alih panggung lewat judul Tumetes Ing Ludiro Kasultanan Demak memvisualisasikan tuntunan dalam kisah rakyat yang diangkatnya.

Pentas pun bergeser pada pertunjukkan terakhir, operet Ratu Cleopatra dari Mesir yang dibalut dengan sentuhan kemewahan audio dan video serta kostum mentereng membuat penonton terkesima.

Sungguh malam penuh kesan karena Blero melakukan manuver tradisi dengan kemajuan teknologi pertunjukan demi memuaskan hajatan tahunan Bleromania.

      

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved