Surya/

Berita Nganjuk

Tim KPK Geledah Rumah Bupati Nganjuk lalu ke Jombang, Ini Hubungannya

KPK OBOK-OBOK NGANJUK DAN JOMBANG. Itu terjadi serentak. Ternyata, inilah duduk perkaranya.

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Bupati Nganjuk Taufiqurahman (tengah) berjalan dikawal anggota kepolisian saat proses penggeledahan oleh KPK di rumah dinas (rumdin) bupati di Nganjuk, Jawa Timur, Senin (5/12/2016).

KPK mencari alat bukti terkait dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Nganjuk yang dilakukan oleh kepala daerah setempat.

Setelah menggeledah rumah dinas bupati Nganjuk KPK juga menggeledah ruang kerja Sekretaris Pemkab Jombang, Ita Triwibawati.

Ita merupakan istri Taufiqurahman.

Setelah itu, tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah dua kantor Dinas PU Pengairan, dan Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertamanan Jombang, Selasa (6/12/16).

Penggeledahan yang dilakukan sejumlah petugas KPK itu berlangsung lebih dari enam jam secara tertutup. Mulai dari jam 11.00 hingga sekitar jam 17.00 WIB. Hasilnya, tim dari lembaga antirasuah itu menyita sejumlah dokumen dalam sebuah koper besar dan beberapa kardus.

Sekretaris PU Cipta Karya, Bambang Dwijo, mengatakan, kedatangan tim KPK itu untuk meminta berkas atau dokumen kegiatan tahun anggaran 2009 hingga 2016.

Saat dikonfirmasi, Bambang Dwijo enggan memberikan komentar.

“Enggak diperiksa. Hanya permintaan data saja, kegiatan mulai tahun 2009 – 2016, saya tidak tahu data kegiatan terkait apa, kemudian juga data laporan hard copy dan soft copy,” kata Bambang Dwijo, Selasa sore (6/12/16).

Apa yang sebenarnya terjadi? Baca Harian SURYA edisi 7 Desember 2016.

Penulis: Sutono
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help