Berita Gresik

Horee, Tunjangan Guru di Gresik Naik Rp 35 Ribu

"MEMANG KENAIKANNYA BELUM signifikan jika dibanding nilai UMK (upah minimum kabupaten/kota) Gresik. Itu semua karena keterbatasan anggaran yang ada,”

Horee, Tunjangan Guru di Gresik Naik Rp 35 Ribu
surya/sulvi sofiana
Ilustrasi 

 SURYA.co.id | GRESIK – Kabar gembira bagi guru di Kabupaten Gresik.

Pemkab bersama DPRD Gresik telah menyepakati kenaikan tunjangan insentif untuk guru sekolah swasta melalui anggaran tahun 2017.

Tapi nilainya masih terbilang kecil, hanya naik Rp 35 ribu per guru setiap bulan.

Menurut anggota DPRD Gresik, Noto Utomo, dengan adanya kenaikan sebesar itu, berarti para guru yang selama ini menerima tunjangan insentif sebesar Rp 165 ribu per bulan, mulai tahun depan akan naik menjadi Rp 200 ribu setiap bulannya.

“Memang kenaikannya belum signifikan jika dibanding nilai UMK (upah minimum kabupaten/kota) Gresik. Itu semua karena keterbatasan anggaran yang ada,” ungkap Noto Utomo kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Kendati demikian, pihaknya mengaku akan berusaha meminta kenaikan lagi pada tahun-tahun mendatang. Kalaupun belum bisa sama dengan nilai UMK, setidaknya bakal diupayakan agar mendekati nilai UMK Gresik.

Sejak beberapa waktu lalu, Dinas Pendidikan Gresik mengusulkan adanya kenaikan tunjangan insentif untuk guru sekolah swasta.

Dan setelah melalui serangkaian pembahasan, pada APBD 2017, telah disepakati angka kenaikannya baru sebesar Rp 35 ribu per guru setiap bulan.

“Kami sudah mengusulkan kenaikan tunjangan guru non PNS sekolah swasta sejak beberapa waktu lalu. Dan sejak awal, terkait nominal besaran kenaikannya memang kami serahkan kepada DPRD Gresik yang melakukan pembahasan terhadap anggaran ini,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Mahin kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Data di dinas menyebut, sejauh ini ada sekitar 1.700 orang guru non PNS yang mengajar di sekolah-sekolah swasta di Kabupaten Gresik. Angka itu yang diajukan oleh dinas untuk mendapat kenaikan tunjangan intensif.

“Guru-guru tersebut terdiri dari guru PAUD, guru Sekolah Dasar dan guru Sekolah Menengah Pertama. Jumlahnya sekitar 1.700 orang,” sambung Mahin.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Ikuti kami di
Penulis: M Taufik
Editor: Yoni
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help