Berita Bangkalan Madura

Hepatitis Serang Pelajar SMPN 5 Bangkalan, Puskesmas Salahkan Kantin Sekolah

Wabah hepatitis di satu dusun itu dinilai pihak Puskesmas Socah lantaran pihak sekolah tidak memperhatikan kebersihan kantin.

Hepatitis Serang Pelajar SMPN 5 Bangkalan, Puskesmas Salahkan Kantin Sekolah
pixabay
ILUSTRASI VAKSIN 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Delapan siswa SMPN 5 Bangkalan terjangkit virus hepatitis.

Semuanya berasal dari Dusun Kauman, Desa/Kecamatan Socah.

Wabah hepatitis di satu dusun itu dinilai pihak Puskesmas Socah lantaran pihak sekolah tidak memperhatikan kebersihan kantin.

Kepala Puskesmas Socah Hj Wahyuni Widiawati mengungkapkan, lima siswa di antaranya menjalani rawat inap dengan kondisi tubuh lemas dan warna mata menguning.

"Terdeteksinya sejak awal Nopember 2016. Kemungkinan mereka terjangkit di sekolah karena kantinnya jorok," ungkapnya ketika ditemui di Puskesmas Socah, Jumat (2/12/2016).

Pernyataan tersebut dilontarkannya setelah pihak puskesmas melakukan pengecekan ke keluarga serta lingkungan sekitar penderita.

Hasilnya negatif, tetangga, saudara, hingga orang tua penderita tidak  mengalami gejala hepatitis.

Oleh karena itu, pihak puskesmas menganjurkan keluarga penderita memisahkan peralatan makan dan minum agar potensi penularan tidak meluas.

"Hanya suspect hepatitis. Namun kami rujuk ke rumah sakit (RSUD Syamrabu) untuk lebih memastikan, apakah terjangkit atau tidak," pungkasya.

Sementara itu, Plt Dinas Kesehatan (dinkes) sekaligus Dirut RSUD Syamrabu Bangkalan menyatakan, telah terjadi penyebaran virus hepatitis di Dusun Kauman.

Bahkan, ada empat warga lain (bukan siswa) juga terjangkit hepatitis.

"Total ada 12 penderita. Tujuh penderita sudah boleh pulang, hanya satu yang masih dirawat. Tidak usah takut untuk liputan karena sepertinya hepatitis A tidak mudah menular," jelasnya.

Ia menambahkan, petugas dinkes telah mengambil sample air di rumah penderita maupun sample air di sekolah untuk dikirim ke laboratorium.

Hasilnya nanti akan diketahui, apakah terjangkit di sekolah apa di rumah.

Ikuti kami di
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Musahadah
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help