Berita Madiun

Puluhan Pejabat di Kota Madiun Diperiksa KPK, Ditanya Soal Keuangan Pemkot Madiun 2009-2016

"Yang jelas, kepala SKPD kan tidak tahu secara detail, kalau bendahara kan tahu lebih detail. Sehingga kalau bendahara mendampingi kan lebih baik," je

Puluhan Pejabat di Kota Madiun Diperiksa KPK, Ditanya Soal Keuangan Pemkot Madiun 2009-2016
surya/rahadian bagus
Sekertaris Daerah Kota Madiun, Maidi keluar dari gedung pemeriksaan. 

SURYA.co.id | MADIUN - Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah pejabat di Pemerintah Kota Madiun di Gedung Bhara Makota Polres Madiun Kota, Rabu (30/11/2016).

Sekitar pukul 10.00 WIB, menggunakan mobil dinas, sejumlah pejabat bersama staf mendatangi gedung yang sengaja disewa KPK untuk pemeriksaan.

Sekertaris Daerah Kota Madiun, Maidi ketika ditemui usai pemeriksaan mengaku, mendapat pertanyaan dari penyidik KPK.

"Buuuanyak pertanyaan. Yang jelas masalah keuangan (pengelolaan anggaran) 2009 -2016. Pokok'e masalah keuangan di sekertariat daerah, dan juga di sekitar SKPD," kata Maidi.

Ia mengatakan, pada hari itu ada sekitar 25-30 orang yang diperiksa, yakni Kepala SKPD, sekertaris dan bendahara.

"Hari ini kurang lebih ada sekitar 25-30, SKPD plus bendahara," katanya.

Ia menuturkan, KPK memanggil sekertaris dan bendahara, karena menurutnya merekalah yang tahu lebih detail mengenai penggunaan anggaran di masin-masing SKPD.

"Yang jelas, kepala SKPD kan tidak tahu secara detail, kalau bendahara kan tahu lebih detail. Sehingga kalau bendahara mendampingi kan lebih baik," jelasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Senada juga dikatakan, Camat Kartoharjo, Tjatoer yang juga ikut diperiksa siang itu. Dikatakannya, para penyidik KPK menanyakan seputar data data keuangan Pemkot Madiun tahun anggaran 2009-2016.

"Data-data pendukung, data keuangan tahun 2009-2016," katanya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help