Berita Madiun

Apel Nusantara Bersatu di Madiun Dimeriahkan Atraksi Terjun Payung

"Kita sebagai rakyat Indonesia harus waspada terhadap orang yang ingin memecah belah bangsa ini," katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Apel Nusantara Bersatu di Madiun Dimeriahkan Atraksi Terjun Payung
surya/rahadian bagus
Aksi Terjun paytung dalam apel Nusantara Bersatu 

SURYA.co.id | MADIUN - Seperti di berbagai daerah di Indonesia, di Madiun juga digelar apel Nusantara Bersatu.

Acara digelar di lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun, Rabu (30/11/2016) pagi dihadiri ribuan peserta.

Dalam orasinya, Bupati Madiun Muhtarom, mengajak peserta apel Nusantara Bersatu dan seluruh elemen masyarakat memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"NKRI adalah harga mati. Bukan hanya slogan, tetapi juga dibuktikan dengan rasa nasionalisme kepada Indonesia. Sisi lain, kita tidak boleh terjebak dengan sesuatu yang dapat menghasut dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa oleh oknum tak bertanggung jawab," ujar Bupati Muhtarom saat berorasi di apel Nusantara Bersatu..

Apel Nusantara Bersatu digelar serentak di seluruh Indonesia pada hari ini, sesuai dengan instruksi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Senada juga disampaikan, Komandan Korem 081/DSJ, Kolonel Piek Budyakto dalam orasinya meminta masyarakat selalu waspada terhadap keberadaan oknum yang ingin memecah-belah NKRI.

"Kita sebagai rakyat Indonesia harus waspada terhadap orang yang ingin memecah belah bangsa ini," katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Melalui kegiatan apel Nusantara Bersatu siang itu, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi, serta memeperkuat persatuan dan kesatuan.

"Hari ini adalah kegiatan untuk mewujudkan, persatuan dan kesatuan bangsa. Mempererat silaturahmi, menghindari dari perpecahan yang merusak kebhinekaan kita," katanya.

Sebelum orasi, beragam atraksi dan pertunjukan ditampilkan untuk memeriahkan acara. Di antaranya marching band dari pelajar, pencak silat seni dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) cabang Madiun, atraksi Yongmoodo Yonif Para Raider 501/BY.

Selain itu, juga ada atraksi terjun payung dari Batalyon Komando Pasukan Khas (Yonko Paskhas) 463, serta manuver empat pesawat dari Skadron Udara 7 Lanud Iswahjudi, yakni Skhuoi dan T50i Golden Eagle.

Apel Nusantara Bersatu diikuti anggota Forpimda Kabupaten Madiun dan Kota Madiun , tokoh lintas agama, budayawan, pejabat di lingkup Pemkot Madiun dan Pemkab Madiun, TNI dan Polri, ormas, perguruan silat, pelajar, dan mahasiswa.

Pada akhir acara seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan dan lagu daerah sebagai wujud cinta budaya dan kebhinnekaan tunggal ika yang dimiliki Indonesia.

Selanjutnya, acara ditutup dengan doa bersama lintas agama, berdoa agar bangsa Indonesia dapat hidup makmur dan terbebas dari segala ancaman perpecahan.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Ikuti kami di
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help