Berita Gresik

Warga Prediksi Banjir Surut dalam Seminggu ke Depan, Langkah ini Dilakukan Pemkab Gresik

"PETUGAS masih terus melakukan pendataandan pemantauan, serta menyiagakan perahu fiber," ujar Kepala BPBD Gresik Abu Hasan.

Warga Prediksi Banjir Surut dalam Seminggu ke Depan, Langkah ini Dilakukan Pemkab Gresik
surya/m taufik
Banjir yang merendam permukiman penduduk di Desa/Kecamatan Bungah, Gresik, Rabu (30/11/2016). 

SURYA.co.id | GRESIK - Banjir menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik sudah memasuki hari keempat, Rabu (30/11/2016). Bukannya surut, air bahkan semakin tinggi dan meluas ke banyak daerah.

Melihat volume Bengawan Solo yang masih tinggi, ditambah lagi hujan terus mengguyur dan kondisi laut sedang pasang, warga korban banjir memprediksi banjir kali ini bakal bertahan lebih dari seminggu.

"Daerah ini langganan banjir. Setiap kali Bojonegoro dan sebagainya banjir, di sini juga selalu demikian. Hampir setiap tahun seperti ini," keluh Amir, seorang warga korvan banjir di Bungah.

Berdasar pengalaman yang dimilikinya, dengan kondisi ini banjir akan lebih dari seminggu.

"Sekarang baru hari keempat, berarti masih tiga hari lebih akan seperti ini kondisinya. Atau bahkan akan lebih parah jika hujan terus mengguyur," sambungnya.

Demikian halnya menurut Ulul Azmi, juga warga Bungah yang rumahnya kebanjiran. Dia memperkirakan banjir kali ini paling cepat akan berlangsung selama seminggu.

Diceritakannya, air pertama kali masuk rumah pada Minggu dinihari. Bukan malah surut, semakin hari malah semakin tinggi genangan di jalan-jalan dan rumah-rumah warga.

"Sempat surut sedikit, tapi kemudian malah tinggi sampai sekarang," kata dia, Rabu (30/11/2016) sore.

Data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik menyebut, hingga Rabu sore terhitung ada 15 desa di Kecamatan Bungah dan Kecamatan Dukun yang terendam air. Jumlah ini lebih banyak dari hari-hari sebelumnya.

Di Kecamatan Dukun, terhitung ada enam desa yang kebanjiran. Yakni Desa Karangcangkring, Dukunanyar, Tiremenggal, Pangeran Lebak, Lowayu, Baron dan Desa Madu Mulyorejo.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help