Kejahatan Dimas Kanjeng

Polisi Sita 24 Aset Dimas Kanjeng di Probolinggo, begini Rinciannya

"APAPUN yang terkait dengan masalah ini akan disita penyidik," tandas Kombes Argo Yuwono.

Polisi Sita 24 Aset Dimas Kanjeng di Probolinggo, begini Rinciannya
surya/anas miftakhudin
Kombes Pol RP Argo Yuwono 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim menyita 24 aset milik Dimas Kanjeng Taat Pribadi diduga dibeli dari uang hasil menipu dengan modus penggandaan uang.

Penyitaan aset berupa bangunan dan tanah itu setelah penyidik menetapkan Taat sebagai tersangka TPPU.

Tersangka Taat yang juga menjadi otak pembunuhan dua pengikutnya Abdul Gani dan Ismail Hidayah dikenal sebagai tuan tanah.

Pasalnya, aset yang disita penyidik kebanyakan berupa tanah dan bangunan yang dibeli dari uang hasil menipu.

Aset yang disita penyidik yakni bangunan (bekas bengkel) di Jalan MT Haryono, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Bangunan tersebut awalnya milik Adi Santoso dan dijual ke Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Bangunan rumah beralamat di Perum Jatiasri I Blok C9-10 di Dusun Sumberlele, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo dihuni Laila, salah satu istri Taat.

Rumah di Perum Jatiasri I Blok H-12 di Dusun Sumberlele, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo dihuni oleh Laila.

Saat ini sertifikat rumah itu masih atas nama Agus Prasetyo Utomo dan dalam proses balik nama kepada Laila.

Rumah beralamat di Dusun Kertosono, Desa/Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Bangunan ruko lantai 2 (UD Melati/jualan kain) beralamat di Jalan MT Haryono Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help