Berita Situbondo

Nelayan Ini Tewas Tersangkut Jaringnya Sendiri

“Korban hanya naik ban dalam mobil. Diduga pada waktu itu dihantam ombak sehingga terbalik. Karena tersangkut jaring korban tidak bisa berenang kemudi

Nelayan Ini Tewas Tersangkut Jaringnya Sendiri
news.ayekoo.com
ilustrasi 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Seorang nelayan Desa Agel, Kecamatan Jangkar, Situbodo, Jatim ditemukan tewas di perairan setempat, Rabu (30/11/2016)

Nelayan itu bernama Adim (35), ditemukan tewas mengambang dan tersangkut jaring ikannya sendiri.

Informasi SURYA Online, setiap hari Adim pergi melaut sendirian. Adim melaut tidak menggunakan perahu, melainkan menggunakan ban dalam mobil.

Setiap melaut, Adim berangkat dari rumahnya sekitar pukul 06.00 pagi dan baru pulang sekitar pukul 10.00.

Namun, Rabu kemarin Adim tak kunjung pulang hingga lewat pukul 11.00. Meski selisih satu jam, tetangga yang biasa melihatnya pulang merasa penasaran karena Adim belum datang melaut.

Setelah itu, beberapa tetangga korban, Sunar, Didi Baron, dan Sugianto akhirnya melakukan pencarian terhadap korban.

Kabar tewasnya nelayan berusia 35 tahun ini, dengan cepat menyebar di masyarakat dan pihak Kepolisian Sektor Jangkar dan BPBD Situbondo.

Akhirnya, pencarian yang dilakukan sejumlah warga, polisi dan BPBD Situbondo akhirnya berhasil menemukan Adim.

Sayang, pada saat Sunar tetangganya menemukan jasad Adim di jarak sekitar 500 meter di lautan, Adim diketahui sudah meninggal dalam kondisi tubuhnya tersangkut pada jaring yang biasa dia gunakan untuk mencari ikan.

Salah satu anggota BPBD Situbondo, Haris Subandono mengatakan, setelah ditemukan pukul 13.35, jasad korban langsung diperiksa polisi.

Setelah tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan, jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka.

“Korban langsung dievakuasi ke rumah duka,” katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Sementara itu, Kapolsek Jangkar melalui Kasubag Humas Polres Situbondo, Ipda Nanang Priyambodo mengungkapkan, tewasnya Adim diduga kuat karena tidak bisa berenang saat tersangkut jaringnya sendiri.

“Korban hanya naik ban dalam mobil. Diduga pada waktu itu dihantam ombak sehingga terbalik. Karena tersangkut jaring korban tidak bisa berenang kemudian tenggelam,” kata Nanang kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Ikuti kami di
Penulis: Izi Hartono
Editor: Yoni
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help