Skandal PT Panca Wira Usaha

Terkait Terdakwa Minta Berkas Pemeriksaan, begini Tanggapan Kajari Surabaya

"SATU BERKAS dilimpahkan ke pengadilan dalam hal ini Pengadilan Tipikor dan satu berkas untuk arsip. Itu ada UU-nya, selagi orangnya minta."

Terkait Terdakwa Minta Berkas Pemeriksaan, begini Tanggapan Kajari Surabaya
surya/ahmad zaimul haq
Dahlan di kursi pesakitan, Selasa (29/11/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya Didik Farkhan Alisyahdi saat dihubungi terkait Dahlan Iskan minta Berita Acara Pemeriksaan, menjelaskan saat pelimpahan berkas dari penyidik ada dua berkas.

"Satu berkas dilimpahkan ke pengadilan dalam hal ini Pengadilan Tipikor dan satu berkas untuk arsip. Itu ada UU-nya, selagi orangnya minta," ujar Didik, Selasa (29/11/2016).

Namun untuk minta berkas pemeriksaan, sambung lelaki asal Bojonegoro, biaya fotokopi ditanggung sendiri.

"Kan tadi disampaikan majelis hakim saat sidang," ungkapnya.

Permintaan berkas itu terungkap saat sidang perdana di Pengadilan Tipikor Surabaya saat menyampaikan belum menerima berkas secara lengkap dari jaksa.

Apa yang disampaikan mantan Dirut PLN itu, langsung diklarifikasi ke pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Pihak kejaksaan sudah memberi surat dakwaan yang diterima oleh Etik, staf dari penasihat hukum terdakwa.

Dahlan akhirnya mengakui jika telah menerima surat dakwaan. Maksud Dahlan berkas lainnya, yakni BAP yang belum diterima.

Hakim Tahsin akhirnya meminta agar JPU memberikan BAP yang diminta Dahlan Iskan.

"Tapi fotokopinya bayar sendiri ya," ucap hakim Tahsin.

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help