Semua Organisasi Olahraga Wajib Ikuti Standarisasi, Begini Tahapannya

SEBELUM MENDAPATKAN AKREDITASI, organisasi OLAHRAGA harus melalui tahapan standarisasi keolahragaan, di antaranya standar kompetisi tenaga

Semua Organisasi Olahraga Wajib Ikuti Standarisasi, Begini Tahapannya
surya/dya ayu
Atlet selam Jatim saat berlaga dalam kejuaraan selam beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Untuk tercapainya standarisasi organisasi olahraga di Indonesia, Kemenpora melalui Badan Standarisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan (BSANK) menggelar Sosialisasi dan Bimtek mempersiapkan program akreditas organisasi olahraga prestasi dan olahraga rekreasi tahun 2016.

Sebelum mendapatkan akreditasi, organisasi cabor harus melalui tahapan standarisasi keolahragaan, di antaranya standar kompetisi tenaga keolahragaan, standar isi program pelatihan, standar penyelenggaraan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan organisasi dan standar pelayanan minimal keolahragaan.

Jika tahapan tersebut sudah memenuhi syarat maka organisasi cabor tersebut baru mendapat akreditasi yang terdiri dari tiga golongan, yakni akreditasi A,B dan C.

Akreditasi A merupakan organisasi olahraga unggul, akreditasi B organisasi olahraga berkembang dan C untuk tahap organisasi olahraga belajar.

Hari Amirullah Rachman, Anggota BSANK mengatakan, dengan sosialisasi ini diharapkan organisasi-organisasi olahraga di seluruh Indonesia segera melaksanakan standarisasi yang ditetapkan Kemenpora.

"Hal ini untuk kemajuan pembinaan olahraga, kalau kita ingin prestasi olahraga meningkat salah satunya harus melakukan standarisasi utama pada organisasi olahraga yang menaungi cabang olahraga. Karena negara kita sudah termasuk tertinggal dari negara lain. Di luar negeri program ini hampir semua sudah jalan," kata Hari Amirullah, Jumat (25/11/2016).

Tak hanya itu, organisasi olahraga di provinsi juga segera melakukan persiapan menginisiasi akreditasi tiap cabang olahraga yang ada.

"Kami minta 28 organisasi cabor yang ikut olimpiade termasuk organisasi olahraga masyarakat segera bergegas menyiapkan diri karena tahun depan kita akan mulai akreditasi," ujarnya.

Bulan Desember 2016 ini rencananya tim BSANK akan mengakreditasi lima cabor, yakni bulutangkis, angkat besi, panahan, atletik dan dayung.

"Kami memilih lima cabor tersebut karena kami kira mereka sudah siap dan secara manajemen organisasinya baik," ungkap Hari.

Nantinya BSANK dalam satu tahun paling banyak hanya dapat melakukan akreditasi 10 organisasi olahraga saja.

"Kami memiliki 35 provinsi yang masing-masing memiliki 40 pengprov. Paling banyak setahun bisa mengakreditasi 10 dan saat ini target kami masih nasional dulu agar mereka bisa memberikan contoh pada pengprov," paparnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help