Pemprov Jatim

UMK Surabaya Naik Rp 200.000 pada 2017, masih Tertinggi di Jatim, Totalnya Menjadi Sebesar ini

"Kami duduk satu meja bersama Dewan Pengupahan hingga penetapan UMK 2017. Siang tadi sudah diteken Pak Gubernur," ucap

UMK Surabaya Naik Rp 200.000 pada 2017, masih Tertinggi di Jatim, Totalnya Menjadi Sebesar ini
surya/mujib anwar
Sukardo 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jatim Sokarwo, Jumat (18/11/2016) siang, menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) Surabaya 2017 sebesar Rp 3.296.000.

Besaran UMK ini naik dibanding UMK 2016 saat ini Rp 3.045.000.

Selain Surabaya, 38 kota dan kabupaten di Jatim juga akan memberlakukan UMK baru per 1 Januari 2017.
Penetapan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor: 121 Tahun 2016.

"Kami duduk satu meja bersama Dewan Pengupahan hingga penetapan UMK 2017.  Siang tadi sudah diteken Pak Gubernur," ucap Kepala Disnaker Kependudukan dan Tranigrasi Jatim Sukardo.

Rata-rata, besaran UMK tahun ini naik Rp 200.000. Tahun 2016, besaran UMK Surabaya Rp 3.045.000.
Besaran yang sama juga berlaku hampir di Ring 1 daerah industri di Jatim, Gresik, Sidoarjo, Pasuruan, dan Mojokerto dengan UMK kisaran Rp 3,2 juta.

Sedang daerah dengan UMK terendah adalah Pacitan, Magetan, Ponorogo, dan Trenggalek dengan UMK Rp 1,4 juta.

Penetapan UMK ini kesepakatan hasil rapat Dewan Pengupahan pada Kamis (17/11/2016) malam hingga dini hari tadi

UMK 2017 ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan. UMK 2017 ditetapkan dengan patokan UMK 2016 ditambah pertumbuhan ekonomi dan inflasi sebesar 8,25 persen.

Dengan patokan ini maka UMK Kota Surabaya masih yang tertinggi di Jawa Timur.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved