Surya/

Berita Banyuwangi

Kinerja Imunisasi Banyuwangi Tertinggi Se-Jawa Timur

"Dengan demikian, anak bisa fokus untuk belajar guna menggapai cita-citanya," kata Anas kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Rabu (16/11/2016).

Kinerja Imunisasi Banyuwangi Tertinggi Se-Jawa Timur
Surya/Haorrahman
Aktifitas sedang melakukan kegiatan imunisasi di Banyuwangi 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Kinerja imunisasi Kabupaten Banyuwangi menjadi yang tertinggi di Jawa Timur dalam tiga indikator utama berdasarkan penilaian Pemprov Jatim, yaitu pengelolaan vaksin, imunisasi dasar lengkap (IDL), dan desa universal child immunization (UCI) atau desa yang seluruh balitanya sudah terimunisasi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, imunisasi merupakan aspek penting dalam kehidupan anak.

Imunisasi yang baik dan lengkap menjamin kesehatan anak. Tumbuh kembang anak menjadi lebih baik.

"Dengan demikian, anak bisa fokus untuk belajar guna menggapai cita-citanya," kata Anas kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Rabu (16/11/2016).

Anas mengatakan, Pemkab Banyuwangi terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi anak-anak melalui Posyandu, Puskesmas, dan rumah sakit.

Di Posyandu, misalnya, dikembangkan model yang terintegrasi dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Klinik tumbuh kembang anak juga dibangun di sejumlah Puskesmas dan rumah sakit.

"Ini adalah ikhtiar kami agar golden period anak bisa diperhatikan dengan baik. Banyuwangi masa depan dimulai saat ini dengan memperhatikan perkembangan anak-anak," ujar Anas.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, menambahkan, terkait pengelolaan vaksin, Banyuwangi mendapat nilai tertinggi karena pengelolaan cold chain (rantai pendingin) vaksin yang baik, mulai dari proses penyimpanan vaksin, pendistribusian kepada puskesmas, penyimpanan di puskesmas, hingga vaksin sampai kepada pasien.

“Ini dimaksudkan untuk menjaga kualitas vaksin tetap baik. Vaksin harus dipastikan selalu disimpan pada suhu 2-8 derajat celcius agar tidak mudah rusak. Ini sebabnya cold chain harus betul-betul dikawal,” kata dr Rio, panggilan akrab Widji Lestariono.

Banyuwangi, terang dia, berhasil mengantongi poin besar pada kategori ini lantaran dianggap advance dalam pengelolaan vaksinnya.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help