Berita Release

Gandeng Perbankan, Kemensos Gelontor Jatim Bansos Rp 4,83 Triliun, untuk Apa saja? ini Jawabnya

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Harry Hikmat mengatakan, nilai bansos sebesar itu diperuntukkan berbagai jenis bantuan.

Gandeng Perbankan, Kemensos Gelontor Jatim Bansos Rp 4,83 Triliun, untuk Apa saja? ini Jawabnya
hanif manshuri
Para lansia saat upacara HUT RI di Lamongan, Senin (17/8/2015). Program lansia termasuk yang mendapatkan bansos Kemensos. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bantuan sosial (Bansos) yang digelontorkan pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) di Jatim hingga kuartal ke-4 tahun ini mencapai Rp 4,83 triliun. Penyaluran bantuan dilakukan dengan menggandeng pihak perbankan.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Harry Hikmat mengatakan, nilai bansos sebesar itu diperuntukkan bagi berbagai jenis bantuan sosial.

Antara lain, program keluarga harapan (PKH), Kube, Rutilahu, bansos sarana lingkungan, bansos lansia, bansos disabilitas, bantuan kendaraan siaga bencana, dan program kesejahteraan sosial anak.

"Termasuk juga bantuan untuk kompensasi eks (korban) Timor-Timur," ujarnya, melalui siaran tertulis, Minggu (13/11/2016).

Menurut Harry, dari bansos sebesar Rp 4,83 triliun, alokasi terbesar adalah untuk beras sejahtera (Rastra) sebesar Rp 3,73 trilun dengan sasaran sebanyak 2.857.469 keluarga dan PKH sebesar Rp1,03 triliun kepada 593.600 keluarga.

"Keluarga penerima bantuan sosial tersebar di 38 Kabupaten/Kota se-Jatim," jelasnya.

Agar tepat sasaran, rumusan bantuan subsidi disalurkan secara nontunai melalui melalui e-warong, dengan melibatkan perbankan.

"Seperti bantuan non tunai, yang kita luncurkan hari ini, di Desa Suko, Kecamatan Jelbuk, Jember," ucapnya.

Dikatakan, dilibatkannya perbankan merupakan upaya untuk mempermudah pengntrolan, pemantauan, dan mengurangi penyimpangan.

"Makanya, keberadaan e-warong ini harus dijaga bersama. Meski warungnya kecil, manfaatnya sangat besar untuk masyarakat," tegas Harry.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help