Surya/

Berita Surabaya

Yuk, Kenali Gejala Alergi pada Anak dan Cara Penanganannya

Risiko alergi yang meningkat ternyata belum diikuti dengan pemahaman serta penanganan alergi yang tepat dari orangtua.

Yuk, Kenali Gejala Alergi pada Anak dan Cara Penanganannya
surya/sulvi sofiana
Dialog interaktif dalam kegiatan edukasi Tanggap Alergi di Puskesmas Taman Kalikedinding, Kenjeran, Selasa (8/11/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perubahan pola kehidupan masyarakat modern membuat angka kejadian penyakit alergi semakin meningkat dari tahun ke tahun, terutama kasus alergi pada anak.

Data World Allergy Organization (WAO) dalam The WAO White Book on Allergy, Update 2013 menunjukkan, angka prevalensi alergi mencapai 10-40 persen dari total populasi dunia.

Risiko alergi yang meningkat ternyata belum diikuti dengan pemahaman serta penanganan alergi yang tepat dari orangtua.

Seperti Elis Kurniati (53) warga daerah Tanah Merah, Kenjeran, yang masih menyarankan konsumsi ramuan dari tanaman toga saat melihat siswanya di PAUD Taman Putra alami gangguan pencernaan.

“Kalau anak didik biasanya gangguan pencernaan karena salah konsumsi, saya suruh konsumsi ramuan toga seperti rebusan kunir, tidak tahu itu alergi atau apa,” terangnya saat rangkaian kegiatan edukasi “Tanggap Alergi” di Puskesmas Taman Kalikedinding, Kenjeran, Surabaya, Selasa (8/11/2016).

Namun, terkait alergi ia melihat langsung dari cucunya yang berusia 8 bulan.

Ia lebih tanggap karena keluar benjolan kecil banyak di bagian kepala. Sepengetahuannya, alergi identik dengan eksim atau gatal pada kulit.

Melalui diskusi ini diharapkan bunda PAUD yang hadir dapat mengenali penyebab alergi serta menyediakan advokasi bagi masyarakat saat menangani alergi.

Ahmad Hamdani, Healthcare Nutrition Director Nutricia Sarihusada, mengatakan tumbuh kembang anak itu berpengaruh sampai dewasa.

Untuk itu, Sarihusada sebagai perusahaan yang memiliki komitmen mendukung serta mendampingi orang tua dalam masa tumbuh kembang anak, termasuk anak dengan alergi ataupun anak yang beresiko alergi.

“Komitmen ini dalam mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk tanggap alergi dengan program 3K, yang merupakan salah satu langkah praktis dalam mengatasi alergi. Juga kami lakukan Edukasi melalui penyuluhan langsung ataupun informasi yang didapatkan di website alergianak.com,”jelasnya.

Kegiatan ini dilakukan Sarihusada dengan Badan Kerjasama Bagian llmu Kesehatan Masyarakat dan llmu Kedokteran Pencegahan Fakultas Kedokteran Indonesia (BKSIKMKPFKI), serta Unit Kerja Koordinasi (UKK) Alergi lmunologi lkatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) selama satu minggu, dari tanggal 7 sampai 11 November 2016 di 10 klinik di Surabaya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help