Citizen Reporter

Merayakan Kelahiran Gonggong, Ikon Baru Pariwisata Kepri

di malam kelahirannya, Gedung Gonggong bermandikan cahaya warna-warni dan cantik... inilah salah satu ikon baru Tanjungpinang, Kepulauan Riau..

Merayakan Kelahiran Gonggong, Ikon Baru Pariwisata Kepri
rosdiana/citizen
Gedung Gonggong Tanjungpinang, Kepri 

Reportase : Rosdiana
Blogger/karyawan di Batam
www.adventurose.com

RIBUAN manusia memadati kawasan tepi laut Tanjungpinang, Sabtu (29/10), menandai puncak acara Festival Bahari Kepri 2016. Festival yang dihelat sebagai bagian dari rangkaian event Sail Karimata 2016.  

Acara yang berlangsung sejak 20 Oktober 2016 itu tak hanya menarik perhatian warga Tanjungpinang, tapi juga wisatawan luar kota bahkan manca negara.

Malam itu, landmark kebanggaan warga Tanjungpinang diresmikan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Semua mata tertuju pada bangunan unik berbentuk gonggong yang ada di tengah-tengah Taman Laman Boenda.

Itulah Gedung Gonggong, bangunan baru yang akan menjadi salah satu ikon pariwisata Tanjungpinang.

Gonggong terpilih bukan tanpa alasan. Hidangan laut sejenis siput ini merupakan primadona di wilayah Kepri. Tak hanya lezat, hidangan laut ini juga memiliki nilai gizi cukup tinggi. Dalam 100 gram gonggong, terdapat 4,1 persen karbohidrat dengan nilai gizi 1,4 kalori, 31,19 protein dengan nilai gizi 124,8 kalori, dan 24,9 persen lemak dengan nilai gizi 224,1 kalori (dinkesbabar.org).

Gonggong mudah dijumpai di perairan Kepri. Tak heran bila dijadikan simbol atau ikon pariwisata di sini, dari suvenir hingga motif batik. Kini, gedung berbentuk gonggong melengkapi. Gedung Gonggong akan difungsikan sebagai pusat informasi pariwisata di Tanjungpinang.

Bentuk gedung nan unik pasti akan jadi spot foto menarik. Terlebih di malam hari. Cahaya lampu warna-warni berpendar membuat tampilan Gedung Gonggong  berubah-ubah warna. Cantik.

Parade Kapal Hias

Malam puncak Festival Bahari Kepri juga dimeriahkan oleh parade kapal hias. Ada 88 kapal hias memeriahkan parade yang diberi nama Festival Sungai Carang.

Pesertanya datang dari perwakilan kampung, kabupaten, dan kota di Provinsi Kepri, instansi pemerintah, perusahaan BUMN, juga Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Kepri. Kawasan laut Tanjungpinang malam itu benar-benar penuh warna.

Sebagai provinsi yang merupakan pintu gerbang wisata bahari, sudah seharusnya Kepri menampilkan atraksi wisata air seperti ini. Kental dengan nuansa bahari, namun tak menghilangkan budaya Melayu.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved