Surya/

Berita Surabaya

Busana Muslim Motif Wayang Kreasi Rizanty di Fashion Hijab & Accessories

Mengangkat tema Etnis Nusantara, Rizanty membeber enam koleksi terbarunya berupa busana muslim dengan bahan songket dan tenun.

Busana Muslim Motif Wayang Kreasi Rizanty di Fashion Hijab & Accessories
surya/ahmad pramudito
Desainer Rizanty Tuakiya menghadirkan kreasi baju muslim dengan motif gambar wayang. Karya ini dipamerkan di Fashion Hijab Accessories di City of Tomorrow, Rabu (26/10/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Busana muslim kini tampil makin menarik dan variatif sehingga membuat pemakainya terlihat kian modis.

Kali ini di tangan desainer Rizanty Tuakiya, hadir kreasi yang tak biasa.

Mengangkat tema Etnis Nusantara, Rizanty membeber enam koleksi terbarunya berupa busana muslim dengan bahan songket dan tenun.

Kain songket dan tenun yang diambil dari Palembang, Jepara, serta dari Bima ini menjadi bagian bawah dari busana rancangannya.

Untuk bagian atasan, Rizanty memadukan dengan bahan sifon yang dihiasi dengan lukisan tokoh-tokoh pewayangan, seperti Arjuna, Yudistira, atau ada pula gambar Buto Ijo.

“Motif ini sebetulnya pernah saya angkat di tahun 2008. Karena kemudian banyak yang meniru saya lalu menghentikan bikin lukisan wayang di busana-busana kreasi saya,” ujar Rizanty, Rabu (26/10/2016).

Ditemui usai pementasan kreasinya di ajang Fashion Hijab & Accessories di Atrium City Of Tomorrow (Cito) Surabaya, Rizanty menambahkan, di ujung tahun 2016 ini dia kembali mencoba menghadirkan kembali motif-motif wayang.

“Bedanya kali ini lukisan wayangnya lebih detil ketimbang yang saya buat di tahun 2008,” tegas desainer yang memasang label Rasyida Alam di busana karyanya itu.

Gambar wayang di busana rancangan Rizanty ini memang sangat menonjol karena dibuat dengan ukuran besar di bagian kanan busana atasan.

“Catnya tidak luntur karena finishingnya disetrika lebih dulu,” ucapnya.

Menurut Rizanty, dia kembali mencoba menghadirkan kreasi gambar wayang dipadu kain tenun dan songket karena para desainer lain cenderung memakai bahan batik.

“Yang motif batik kan sudah banyak. Biar beda, dan tetap dengan semangat mengangkat budaya Tanah Air, saya pakai kain-kain tenun dan songket dengan ilustrasi wayang itu,” paparnya.

Agar kesan etnis makin menonjol, Rizanty memasangkan aksesoris berupa perak bakar khas Yogyakarta. Aksesoris dalam berbagai bentuk itu dipakai untuk penghias leher.

Busana rancangan Rizanty ini disebutkan bisa dipadu padan dengan macam-macam bawahan sehingga terlihat makin menawan.

“Untuk anak muda bagian bawahannya bisa diganti rok atau celana jins sesuai seleranya,” urai Rizanty.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help