Berita Mojokerto

Tekan Kemiskinan, Inilah Terobosan Pemkot Mojokerto

"Pemkot melakukan berbagai terobosan untuk menekan angka kemiskinan. Ini agar bisa menekan angka disparitas antara warga," jelasnya kepada Surya (TRIB

Tekan Kemiskinan, Inilah Terobosan Pemkot Mojokerto
pixabay
ILUSTRASI - Pengemis dan kemiskinan. 

 SURYA.co.id | MOJOKERTO - Kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto mulai meningkat capaian angka Rp 38,8 juta per tahun.

Meski begitu, angka kemiskinan di kota masih cukup tinggi karena adanya disparitas antara kaya dan miskin.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Mojokerto, Harlistyati menjelaskan, tak bisa dipungkiri bahwa angka kemiskinan di kota mencapai 6,3 persen.

Dari angka kemiskinan itu, penyebabnya adalah disparitas antara warga kaya dan miskin yang cukup tinggi, yang mencapai 0,9 persen.

Meski masih berada di bawah persentase kemiskinan Jatim, namun pemkot tetap berupaya menekan angka kemiskinan.

"Pemkot melakukan berbagai terobosan untuk menekan angka kemiskinan. Ini agar bisa menekan angka disparitas antara warga," jelasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network)n, Selasa (18/10/2016).

Hal ini juga disampaikan Wali Kota Mojokerto, Mas'ud Yunus beberapa waktu lalu.

Dia tak memungkiri bahwa masih adanya kemiskinan menjadi salah satu persoalan pokok Kota Mojokerto, di samping soal pengangguran dan dekadensi moral.

"Fungsi ekonomi perlu kami kuatkan. Akses pemberian modal, manajemen, hingga pemasaran perlu didukung. Harus sinergi BKBPP dan Disperindag," tegasnya.

Selain itu, Wali Kota juga berharap para pengusaha membuka diri dan berpartisipasi memajukan Kota Mojokerto, agar demokrasi ekonomi terus tumbuh dan merata.

Halaman
12
Penulis: Sudharma Adi
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help