Berita Sumenep Madura

Gila, Ada 20 Pengidap HIV/AIDS di Sumenep Tahun 2016 Ini

"Bagaimanapun kita terus akan berusaha mempertahankan hidup penderita HIV AIDS baik penderita dewasa, terlebih anak kecil yang masih berumur 5 bulan i

Gila, Ada 20 Pengidap HIV/AIDS di Sumenep Tahun 2016 Ini
antara/eric ireng
Tiga mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) mengenakan kostum berbahan kain tipis menutup seluruh tubuh, saat aksi Hari AIDS Se Dunia di Surabaya, Senin (1/12/2014). Aksi puluhan mahasiswa tersebut diwarnai pembagian pita merah kepada pemakai jalan, menyusul data Dinas Kesehatan Surabaya pada 2014, hingga bulan September tercatat 13 bayi dan 134 Ibu positif mengidap HIV/AIDS. 

SURYA.co.id | SUMENEP - Data di Dinas Kesehatan Sumenep cukup mencengangkan, pada tahun 2016 mulai dari Januari hingga Oktober ini angka penderita penyakit HIV AIDS cukup mencengangkan.

Tercatat ada 20 penderita HIV AIDS dan bahkan salah satunya diderita pasien yang masih berumur 5 bulan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr Fathoni menjelaskan, angka penderita HIV AIDS memang cukup banyak tahun ini.

Dari jumlah penderita tersebut tersebar di berbagai wilayah kecamatan termasuk di daerah kepulauan Sumenep. Termasuk di wilayah perkotaan Sumenep pun sudah ditemukan penderita penyakit menakutkan tersebut.

"Penderitanya pun tidak saja orang dewasa, tetapi juga sekarang ini adak anak balita yang terkena penyakit mematikan itu, bahkan umurnya masih 5 bulan," terang Fathoni.

Celakanya, balita yang terus dalam perawatan dan pemantauan perawat di lingkungan Dinas Kesehatan itu, justru saat ini ditinggalkan oleh orang tuanya. Orang tuanya pamit mencari kerja ke luar kota dan membiarkan anaknya diasuh oleh kerabat dekatnya.

"Bagaimanapun kita terus akan berusaha mempertahankan hidup penderita HIV AIDS baik penderita dewasa, terlebih anak kecil yang masih berumur 5 bulan itu," jelas Fathoni kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Sabtu (15/10/2016).

Sayangnya, dr Fathoni tidak menjelaskan dimana tempat tinggal para penderita HIV AIDS termasuk balita 5 bulan tersebut, dengan alasan melindungi penderita.
Tetapi pihaknya terus memantau perkembangan penderita tersebut.

"Cuma yang jelas saat ini penderita penyakit HIV AIDS tidak saja di wilayah kepulauan yang banyak bekerja di luar daerah. Tetapi saat ini sduah bergesar ke daerah daratan Sumenep pun ada," sambungnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Beberapa kecamatan yang saat ini menjadi fokus Dinas Kesehatan Sumenep yakni ke Kecamatan Arjasa, Saronggi dan Batang – Batang.

Sedangkan di kecamatan sekitar perkotaan dan beberapa kecamatan lain di daratan Sumenep dalam posisi waspada, karena belum ditemukan penyakit tersebut, tetapi gejala-gejala penyakit tersebut ada.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Moh Rivai
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help