Advertorial

Kado Peringatan Hari Jadi Ke-71, Pemprov Jatim Raih Penghargaan Rekor MURI Panen Pedet IB Terbanyak

Manajer MURI Sri Widayati mengatakan, rekor MURI “Panen Pedet Hasil IB Terbanyak di Indonesia” tercatat nomor 7623/R.MURI/X/2016.

Kado Peringatan Hari Jadi Ke-71, Pemprov Jatim Raih Penghargaan Rekor MURI Panen Pedet IB Terbanyak
foto:Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo (dua dari kiri) bersama Menteri Pertanian dan Kepala Dinas Peternakan menerima Pioagam penghargaan dari museum Rekor Dunia Indonesia ( MURI ) pada acara Panen Peded di Waduk Gondang, Lamongan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Provinsi Jawa Timur menerima piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan itu diberikan atas tercatatnya rekor “Panen Pedet Hasil IB (Inseminasi Buatan) Terbanyak di Indonesia”.

Sebanyak 2016 ekor pedet hasil IB dipamerkan pada acara Panen Pedet Nasional Tahun 2016 di Waduk Gondang, Kabupaten Lamongan, Sabtu (8/10/2016) lalu.

Manajer MURI Sri Widayati mengatakan, rekor MURI “Panen Pedet Hasil IB Terbanyak di Indonesia” tercatat nomor 7623/R.MURI/X/2016.

Disampaikan juga, di sektor peternakan di Jatim melalui Dinas Peternakan Jatim sebelumnya sudah beberapa kali menerima penghargaan MURI.

Di antaranya adalah Pemeriksaan Kebuntingan pada Sapi Potong Hasil IB Terbanyak, Pameran Sapi Potong Hasil IB Terbanyak, serta Provinsi dengan Tingkat Populasi Ternak Sapi Potong Terbanyak.

Gubernur Jatim Dr H Soekarwo saat menyampaikan sambutannya mengatakan, Jatim siap memasok kebutuhan daging sapi nasional, terlebih dengan adanya rencana program penambahan benih IB oleh Kementerian Pertanian kepada Jatim yang awalnya hanya 1,3 juta menjadi 2 juta.

Saat ini Jatim telah mampu mencukupi kebutuhan daging sapi dalam provinsi, dengan kebutuhan daging sapi masyarakat Jatim sekitar 80.000 ton, sedangkan produksinya mencapai 95.000 ton sehingga ada surplus 15.000 ton.

“Dari 1,3 juta IB di Jatim telah menghasilkan 1,050 juta pedet. Dari jumlah itu, 300 ribu ekor sapi siap potong dikirim ke luar provinsi. Dengan adanya tambahan IB, tentunya peran Jatim sebagai daerah penyangga kebutuhan daging sapi nasional akan bertahan,” kata Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim.

Ia menjelaskan, konsumsi perkapita daging tahun 2015 mencapai 2,2 kg/ kapita /tahun atau setara dengan 550.000 ton. Sedangkan kemampuan produksi daging sapi dalam negeri hanya 406.000 ton, sehingga terdapat kekurangan suplai daging sapi nasional sebesar 144.000 ton atau setara 847.000 ekor sapi.
“Kesenjangan antara supply dan demand inilah yang menyebabkan tingginya harga jual daging di pasar. Karenanya, upaya penambahan populasi ternak melalui IB harus menjadi prioritas utama,” terang Pakde Karwo.

Menurutnya, bantuan benih IB kepada peternak itu nantinya juga diharapkan bisa diberikan harga murah tidak seperti sebelumnya. Ini penting, karena membantu peternak kecil merupakan kewajiban pemerintah.
“Kita jangan pernah mengompetisikan pengusaha ternak besar di sisi efisiensi dengan peternak kecil yang baru memiliki dua atau tiga sapi,” imbuhnya.

Halaman
123
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved