Profil

Annisa Pratiwi Tentang Ladang Lima yang Digagasnya : Tidak Mudah Mengenalkan Produk Baru

Memang tidak mudah memperkenalkan produk baru apalagi sebagai pengganti tepung terigu yang disubsidi pemerinta

Annisa Pratiwi Tentang Ladang Lima yang Digagasnya : Tidak Mudah Mengenalkan Produk Baru
surya/neneng uswatun hasanah
Annisa Pratiwi menunjukkan produk Ladang Lima yang digagasnya. 

“Lama kelamaan kami berpikir bagaimana jika kita membuat brand sendiri setelah banyak membantu branding bisnis orang lain,” cerita Nysa.

Dari situlah mereka tercetus untuk membuat brand Ladang Lima yang produknya berupa bahan makanan sehat, yaitu tepung gluten free dari singkong segar.

Untuk mendapatkan singkong segar, Nysa bersama tim membangun pabrik di wilayah Pasuruan mendekati sentra petani singkong.
Selain itu, kualitas udara dan air tanah Pasuruan yang juga paling bagus di Jawa Timur, menjadi pertimbangan lain supaya hasil produksi tepung mereka tetap baik.

Singkong segar yang mereka dapat setiap harinya dari para petani diproses dan dibersihkan dengan air tanah sehingga hasil tepung tetap putih meskipun dicuci tanpa pemutih.
Semenjak membesarkan usaha dengan membuka pabrik di dekat sentra singkong, Nysa bersama tim Ladang Lima telah membuka banyak lowongan pekerjaan bagi warga sekitar dibandingkan ketika masih berbisnis desain dan branding.

“Karena Ladang Lima difokuskan di Pasuruan, rumah di Ketintang Madya kami gunakan sebagai kantor dan ruangan luas di lantai atas kami sewakan sebagai coworking and community space,” ujar ibu dua anak itu.

Coworking and community space bernama Nin3 itu memiliki konsep ruang kerja bersama yang diperuntukkan bagi para freelancer, penulis, copy writer, start up untuk bekerja dan bebas menggunakan fasillitas yang disediakan dengan biaya tertentu setiap bulannya.

Tak hanya membuka lowongan kerja di pabrik Ladang Lima, Nysa juga kerap kali memberikan cooking demo makanan sehat (gluten free, egg free, bebas susu, dan bebas pengawet) di beberapa kesempatan dan mengembangkan healthpreneur di Surabaya.

“Ibu-ibu yang menggunakan tepung gluten free Ladang Lima untuk bisnis kue dan cookies juga sudah banyak. Jika mereka konsisten memproduksi makanan sehat, kami ikut mempromosikan supaya masyarakat semakin sadar perlunya mengonsumsi makanan sehat dari sekarang,” kata Nysa.

Di luar Surabaya, sudah ada sekitar 20 store dan restoran makanan sehat di Bali, dan 5 artisan kue di Jakarta yang menggunakan tepung gluten free Ladang Lima.

Secara tak langsung lewat cooking demonya di beberapa kota, Nysa juga memberikan ide bisnis untuk mereka.

“Banyak juga masyarakat yang alergi atau intoleran gluten tapi tidak bisa memasak sehingga tepung kami juga belum bisa bermanfaat jika tidak ada ibu-ibu dan artisan kue yang membangun usaha dengan bahan baku tepung Ladang Lima,” tuturnya.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved