Hukum Kriminal Surabaya

Waduh, Satreskrim Butuh Waktu 4 Tahun Selesaikan Korupsi Bappeko Surabaya

"Kasus ini baru dinyatakan sempurna atau P21 pada 2 September 2016 lalu," kata Shinto kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Waduh, Satreskrim Butuh Waktu 4 Tahun Selesaikan Korupsi Bappeko Surabaya
wikipedia
ILUSTRASI KORUPTOR 

SURYA.co.id | SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya butuh waktu empat tahun lebih untuk menyelesaikan dugaan korupsi di Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya.

Satreskrim menangani kasus ini sejak 16 Mei 2012, dan baru dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya pada Selasa (4/10/2016).

Ada dua tersangka dalam dugaan korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 999 juta tersebut, yaitu Umi Chasanah, dan A Ali Fahmi.

Umi adalah Bendahara Bappeko. Sedangkan Ali adalah mantan pegawai Bappeko. Dua tersangka ini diserahkan ke penyidik Kejari beserta barang bukti (BB)-nya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga mengatakan dua tersangka ini tidak membayarkan Pajak Penghasilan (PPh) ke Bank Persepsi dalam rentang waktu Januari-Desember 2009.

Akibat perbuatan dua tersangka ini, negara dirugikan sebesar Rp 999 juta.

"Kasus ini baru dinyatakan sempurna atau P21 pada 2 September 2016 lalu," kata Shinto kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Shinto menyebut kedua tersangka sangat koperatif selama pemeriksaan.

Lamanya penyelesaian kasus ini disebabkan penyidik harus memenuhi kekurangan berkas sesuai petunjuk jaksa.

Dalam kurun waktu empat tahun itu, berkas korupsi ini mondar-mandir Polrestabes ke Kejari sampai empat kali.

Lamanya proses penyelesaian berkas ini yang menyebabkan penyidik tidak menahan tersangka.

Selain itu, penyidik sudah memastikan tersangka tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, dan tidak mengulang perbuatannya.

"Kami masih mengembangkan untuk menelusuri kemungkinan adanya tersangka lain," tambahnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Zainuddin
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved