Berita Kampus Surabaya

Penderita HIV di NTT Meningkat, Perlunya Berdayakan Hamba Tuhan

“Kami luruskan dulu pandangan mereka dengan memberikan edukasi terkait HIV AIDS. Karena metode VCT bisa dilakukan secara maksimal oleh hamba tuhan,”je

Penderita HIV di NTT Meningkat, Perlunya Berdayakan Hamba Tuhan
surya/Sulvi Sofiana
Imelda Februati Ester Manurung 

SURYA.co.id | SURABAYA - Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki keunikan dimana sebagian masyarakatnya sangat tergantung kepada hamba Tuhan selain pada tenaga kesehatan.

Hamba Tuhan adalah seseorang yang diyakini masyarakat memiliki karunia menyembuhkan penyakit dan mampu menolong individu mengatasi pergumulan hidup.

Sementara iyu, pada tahun 2012, penelitian yang dilakukan oleh Leowalu dan Manurung di Kota Kupang menemukan bahwa kurangnya informasi tentang HIV serta kurangnya dukungan untuk memanfaatkan layanan Voluntarity Counselling Testing (VCT) menjadi faktor utama atas perilaku untuk pemeriksaan status HIV bagi orang yang berisiko.

Sedangkan jumlah warga NTT yang terdeteksi HIV/AIDS pada kondisi parah semakin meningkat.

Hal ini membuat Imelda Februati Ester Manurung (42) mengangkat topik ini pada Disertasinya selama menempuh program doktor program studi Ilmu Kesehatan, Fakuktas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

Disertasi berjudul “Model Pemberdayaan Hamba Tuhan Dalam Mendukung Individu Beresiko HIV/ AIDS Melakukan VCT di Probinsi NTT” inibdisidnagakn secara tertutup, Selasa (4/10/2016).

“Masyarakat NTT meyakini kalau hamba Tuhan memiliki karunia untuk menolong mereka bertobat dan memperoleh hidup yang lebih baik. Pelayanan yang dilakukan oleh hamba Tuhan adalah pelayanan kasih sehingga membuat masyarakat merasa nyaman dan tidak dihakimi ketika ingin sembuh,” papar disen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana ini usai sidang pada SURYA.co.id.

Memanfaatkan kepercayaan masyarakat pada hamba tuhan ini, Imel sapaan akrabnya, mulai mengedukasi hamba tuhan agar peduli terhadap penderita HIV dan penyakit lainnya dengan helth literacy.

Karena kebanyakan pengetahuan dan pandangan hamba Tuhan terhadap HIV dan AIDS masih kurang.

Pandangan bahwa HIV adalah penyakit hukuman, penularan HIV karena berhubungan seks pada saat menstruasi, berdekatan dan berteman dengan penderita HIV.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help