Gadget

Usai Lebaran, Penjualan Ponsel Ternyata Mengalami Perubahan Seperti Ini

Irwan Harianto, owner Appolo Gadget Store, menyebutkan, penyebab anjloknya penjualan karena tidak ada momentum yang mendukung konsumen untuk membeli..

Usai Lebaran, Penjualan Ponsel Ternyata Mengalami Perubahan Seperti Ini
sugiharto
Retail Operation Head Mobile Communication Division PT LG Electronics Indonesia, Andrew (tengah) bersama owner Apollo, Irwan Harianto (kiri) mencoba fitur keunggulan LG G5 SE di WTC Surabaya, Sabtu (24/9/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Usai Idul Fitri atau Lebaran pada Juli 2016 lalu, memasuki bulan September 2016, penjualan telepon selular (ponsel) anjok hingga 20 persen.

Irwan Harianto, owner Appolo Gadget Store, menyebutkan, penyebab anjloknya penjualan karena tidak ada momentum yang mendukung konsumen untuk membeli ponsel baru.

"Pasca lebaran lalu, banyak yang beli ponsel baru. September, banyak kegiatan yang memerlukan biaya yang membuat beli ponsel nanti dulu," kata Irwan, di sela launching program Trade in LG G5 SE di World Trade Center (WTC) Surabaya, Sabtu (25/9/2016).

Usai Lebaran, kegiatan masyarakat banyak yang masuk ke kegiatan ajaran baru, Agustusan, hingga banyaknya resepsi pernikahan. Hal ini membuat belanja ponsel menjadi keperluan yang bisa ditunda.

Tak hanya itu, banyaknya seri baru dari berbagai brand ponsel juga membuat konsumen diprediksi memilih wait and see. Karena seri masing-masing memiliki keunggulan yang aneka ragam.

"Banyaknya seri baru ternyata belum membuat konsumen tertarik sekali untuk beli. Karena itu perlu strategi dan kreatifitas pedagang untuk naikkan penjualan," lanjut Irwan.

Bagi Apollo, salah satu strategi yang dijalankan adalah dengan program Trade in atau tukar tambah Smartphone lama dengan baru. Smartphone baru yang ditawarkan adalah LG seri G5 SE.

Dengan Trade in, konsumen bisa menukar tambahkan smartphone yang dimiliki dengan harga tertentu untuk membeli LG seri G5 SE yang harganya Rp 7,999 juta.

"Kami sudah pernah melakukan program Trade in ini, dan hasilnya cukup bagus. Respon pasar meningkat. Karena itu kami gelar kembali untuk menggairahkan pasar di akhir September hingga 2 Oktober mendatang," jelas Irwan.

Selama program Trade in, Smartphone yang bisa ditukar tambah mulai dari merek Samsung dari seri Galaxy, kemudian Asus dari seri Zenfone, Oppo, LG seri G, Sony, dan Apple. Ada dua harga yang disiapkan untuk masing-masing seri dan merek.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved