Properti

Gunawangsa Targetkan 450 Unit Apartemen Terjual dalam Semalam

Malam ini kami launching penjualan unit di tower C, dari 700 unit yang ada di tower ini, bagi targetkan 450 unit bisa laku dalam waktu 3 jam.

Gunawangsa Targetkan 450 Unit Apartemen Terjual dalam Semalam
dafam hotels
ARSIP - Desain Hotel Gunawangsa MERR (HGM) Surabaya, managed by Dafam Hotel Management (DHM). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Optimisme pasar properti yang bangkit di semester II tahun 2016 ini, membuat pengembang menggenjot penjualannya. Terutama pengembang untuk produk menengah ke atas.

Melalui program penjualan perdana atau yang dikenal dengan istilah launching, dalam waktu tertentu, berani mentargetkan penjualan hingga ratusan unit.

Salah satunya dilakukan Gunawangsa Group di Surabaya yang menggelar launching unit apartemen di superblok Gunawangsa Tidar untuk di tower C.

“Malam ini kami launching penjualan unit di tower C, dari 700 unit yang ada di tower ini, kami targetkan 450 unit bisa laku dalam waktu kurang lebih tiga jam ini,” kata Triandy Gunawan, Direktur Gunawangsa Group, sesaat sebelum launching di ICBC, Jl Basuki Rahmad, Surabaya, Jumat (23/9/2016).

Superblok Gunawngsa Tidar merupakan proyek properti milik Gunawangsa Group, yang pengerjaannya dilakukan oleh PT PP Property. Terdiri atas tiga tower, yaitu A, B, dan C. Untuk tower A dan B, progres pembangunnya telah mencapai lebih dari 50 persen dengan penjualan unitnya masing-masing sudah sekitar 85 persen. Dengan masing-masing jumlah unitnya sebanyak 700 unit.

“Sementara tower C ini kami tinggal melanjutkan untuk mulai lantai 8, sehingga mulai kami jual unitnya,” lanjut Triandy.
Dalam launching unit apartemen di Tower C ini, Triandy optimis pasar akan bangkit. Mengingat ada lima pilihan type yang ditawarkan dengan harga mulai Rp 290 juta.

Fritz Handoyo, Marketing Manager Gunawangsa Group menambahkan, optimisme itu karena harga yang lebih terjangkau. “Kemudian posisi Gunawangsa Tidar yang ditengah kota Surabaya. Ditambah dengan fasilitas yang siap dan progres pembangunan yang disiapkan untuk tepat waktu dengan penyerahan ke konsumen,” jelas Fritz.

Penyerahan kunci untuk unit di tower A dan B ditarget mulai pertengahan tahun 2018 hingga akhir tahun 2018. Sedangkan tower C ditarget awal tahun 2019. Meski masih jauh, di apartement itu sudah sudah ada kerjasama dengan tenat-tenat yang akan mengisi untuk areal bisnis.

“Kami sudah MoU dengan Superindo dan Anang Karaoke. Juga tenant dari berbagai merek kuliner seperti Peco-Peco,” lanjut Fritz.

Pada akhir pekan lalu, pengembang PT Kertabakti Raharja, dengan proyek cluster barunya di kawasan Sedati, Sidoarjo, juga melaunching produk rumah tapak untuk kalangan menengah ke atas dengan harga mulai Rp 450 juta.

“Kami melihat optimisme pasar yang besar di segmen ini. Dengan membidik segmen menangah, kami melihat gairah pasar properti lebih besar dibanding kelas lainnya,” jelas Henry J Gunawan, Direktur Utama PT Kertabhakti Raharja.

Apalagi dengan adanya program pemerintah, terkait Tax Amnesty, investasi di bidang properti akan menjadi produk yang dicari, selain investasi produk perbankan.

Baik Triandy maupun Henry, mendukung program ini dengan harapan dana segar yang dibawa masuk dari luar negeri, maupun pengusaha yang sudah melaporkan atau mendeklarasikan hartanya akan lebih yakin dalam berinvestasi di bidang properti ini.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help