Berita Release

Libur Idul Adha, Konsumsi Premium Turun, tetapi Pertalite Naik

“Kami berterimakasih kepada masyarakat yang mempercayakan bahan bakar kendaraannya kepada Pertalite” kata Heppy.

Libur Idul Adha, Konsumsi Premium Turun, tetapi Pertalite Naik
SURYA/SUGIHARTO
Area Manager Communication & Relation Pertamina, Heppy Wulansari dalam sebuah acara. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pada masa libur Idul Adha 2016 yang terjadi pada 9-12 September 2016 Konsumsi BBM Premium mengalami penurunan 7 persen dari rata-rata harian normal di wilayah Marketing Operation Region V Jatim Balinus.

Kondisi sebaliknya untuk bahan bakar khusus jenis Pertalite mengalami kenaikan sebesar 12 persen dari rata-rata harian normal Pertamina MOR V.

Area Manager Communication & Relation Jatimbalinus, Heppy Wulansari menjelaskan, lebih besarnya konsumsi Pertalite dibandingkan Premium pada masa libur Idul Adha tersebut makin menunjukkan animo masyarakat terhadap Pertalite semakin bagus dan semakin luasnya penyebaran Pertalite.

“Kami berterimakasih kepada masyarakat yang mempercayakan bahan bakar kendaraannya kepada Pertalite” kata Heppy, dalam rilisnya, Rabu (14/9/2016).

Peningkatan konsumsi Pertalite terbesar terjadi di daerah di Nusa Tenggara Barat sebesar 34 persen dari rata-rata harian normal 66 KL menjadi rata-rata 88 KL perhari pada saat masa Idul Adha (9-12 September 2016).

Sedangkan untuk provinsi Jawa Timur yang biasanya sekitar 4845 KL per hari, meningkat menjadi 5445 KL per hari pada masa liburan kemarin atau mengalami kenaikan sebesar 12 persen.

Selain Pertalite, konsumsi BBK Pertamax juga mengalami kenaikan sebesar 7 persen dibandingkan rata-rata normal di wilayah MOR V.

Untuk Pertamax, wilayah yang mengalami kenaikan cukup tinggi adalah di Nusa Tenggara Timur sebesar 33 persen. Sedangkan di wilayah Jawa Timur Pertamax mengalami kenaikan 9 persen dari rata-rata normal harian pada masa libur Idul Adha.

“Kenaikan konsumsi BBM ini dapat terlayani dengan baik, terutama karena Pertamina telah menyiapkan antisipasi sebelumnya, termasuk melakukan kordinasi dengan pihak terkait untuk melancarkan penyaluran BBM, terutama terkait waktu pengiriman dan ketersediaan armada”, jelas Heppy.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help