Musim Haji 2016

Jamarat Diatas Pukul 12.00 Jemaah Pulang ke Makkah Harus Jalan Kaki

"Kalau pulang ke Makkah, dipastikan jemaah harus jalan kaki,"kata Kholid kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Jamarat Diatas Pukul 12.00 Jemaah Pulang ke Makkah Harus Jalan Kaki
Surya/Hanif Manshuri
Jemaah haji saat melaksanakan jamarat hari kedua, Selasa (13/9/2016) hanif manshuri 

SURYA.co.id | MINA - Sejak Kamis (15/9/2016) pukul 12.00 WAS, Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina) bersih dari kegiatan.

Semua jemaah haji sudah harus kembali ke Tanah Haram Makkah setelah melakukan rangkaian kegiatan rukun haki di Armina.

Bahkan ada juga jemaah haji yang sudah meninggalkan Armina sejak Rabu (14/9/2016) yakni pemondokan di Mina, lantaran jemaah ini mengikuti Nafar Awal.

Sedangkan mayoritas jemaah haji banyak yang menjalankan Nafar Tsani dan baru meninggalkan pemondokan di Mina Kamis hari ini.

"Mulai pukul 12.00 WAS, sudah tidak ada lagi bus pengangkut jemaah haji di Armina. Pemerintah jelas membuat kebijakan itu,"kata Ketua Kloter 45, HM Kholid kepada Surya, Kamis (15/9/2016).

Jadi sampai ada jemaah yang Nafar Tsani dan jamaratnya di atas pukul 12.00, dipastikan mereka tidak akan mendapatkan kendaraan untuk pulang kembali ke Makkah.

Kendaraan apapun dilarang melintas di jalur pemondokan Mina.

"Kalau pulang ke Makkah, dipastikan jemaah harus jalan kaki,"kata Kholid kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Jemaah haji kini menjalani babak akhir ritual haji, yakni tawaf Ifadhoh dan sa'i di Masjidil Haram.

Ada yang langsung tawaf dan sa'i. Namun ada juga yang sementara santai di maktab hotel mengembalikan stamina dan baru tawaf nanti pagi atau nanti malam.

Untuk tawaf Ifadho ini memang tidak ada keharusan langsung dijalankan setiba di Makkah.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help